Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Tingkatkan Peran Tokoh Agama, Pemkesra Sulbar Galang Kolaborasi Lintas Iman di Mamasa

Mamasa, Katinting.com – Guna memperkuat peran strategis tokoh agama dalam pembangunan, Biro Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Tokoh Agama Lintas Iman. Kegiatan bertajuk “Kolaborasi Tokoh Lintas Iman: Menata Arah Membangun Daerah” ini berlangsung di Aula Hotel Sajojo, Kabupaten Mamasa, pada Jumat (21/11).

BACA JUGA: Gubernur Sulbar Jadi Mentor Retreat 26 Pejabat Baru di Mamasa, Wabup Sudirman Beberkan Langkah Perbaikan

Acara yang dihadiri sekitar 70 tokoh agama dari berbagai latar belakang keyakinan Islam, Kristen, Katolik, dan Mappurondo (penghayat kepercayaan) serta tokoh masyarakat ini, bertujuan membangun kesadaran kolektif dan solidaritas sosial.

Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), hadir secara langsung untuk membuka acara, didampingi Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi, Wakil Bupati Mamasa H. Sudirman, dan Plt. Kepala Biro Pemkesra Murdanil.

Dalam sambutannya, Murdanil menegaskan bahwa peningkatan kapasitas tokoh agama merupakan instrumen penting dalam menciptakan kedamaian dan memperkuat ikatan sosial.

“Tokoh agama tidak hanya hadir di ruang spiritual, tetapi juga menjadi aktor utama dalam memperkuat kohesi sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan yang bersumber dari APBD Provinsi Sulbar Tahun 2025 ini dilaksanakan secara bertahap di empat kabupaten, yaitu Polewali Mandar, Mamuju Tengah, Mamuju, dan Mamasa. Pemilihan lokasi ini merepresentasikan keberagaman sosial, budaya, dan keagamaan di Sulbar, sekaligus menjadi ruang dialog strategis bagi pemerintah dan tokoh agama.

Murdanil juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar atas dukungan penuhnya. “Kehadiran langsung pimpinan daerah di setiap tahapan kegiatan merupakan bentuk perhatian nyata terhadap terwujudnya kehidupan keagamaan yang harmonis dan inklusif di Sulawesi Barat,” tambahnya.

Melalui sinergi yang terbangun ini, Pemerintah Provinsi Sulbar berharap dapat tercipta kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah dan tokoh lintas iman. Hal ini diyakini akan mendukung percepatan pembangunan serta menjaga keharmonisan sosial yang berkelanjutan.

“Semangat kebersamaan lintas iman yang terbangun hari ini kami yakini akan menjadi modal sosial yang kuat dalam mewujudkan Sulawesi Barat yang maju, damai, dan berkeadaban,” pungkas Murdanil. (*)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat