Mamuju, Katinting.com – Hajrul Malik, Tenaga Ahli Gubernur Sulawesi Barat, mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua DPW Partai Gelora Sulbar. Langkah ini diambil untuk memenuhi persyaratan administrasi guna mengikuti seleksi Direksi Perseroda PT Sulawesi Barat Malaqbi.
BACA JUGA: Buka Lowongan Direksi PT Sulawesi Barat Malaqbi: Cari yang Profesional dan Berpengalaman
“Saya telah mengajukan surat pengunduran diri. Ini merupakan syarat administrasi untuk bisa mengikuti seleksi Direktur Perseroda,” ujar Hajrul Malik kepada wartawan, Jumat (30/1).
Tenaga Ahli Gubernur Sulawesi Barat itu menegaskan, jika terpilih, ia berkomitmen untuk fokus mengoptimalkan sumber daya dan membangun kolaborasi strategis dengan investor guna menggerakkan badan usaha milik daerah tersebut.
“Kunci utamanya terletak pada kolaborasi, kreativitas bisnis, dan kemitraan yang kuat dengan investor,” jelasnya.
Hajrul juga meluruskan perbedaan antara Perseroda PT Sulawesi Barat Malaqbi dan Perumda PT Sebuku Energi Malaqbi. Menurutnya, Perumda bergerak khusus di sektor minyak dan gas dengan dukungan dana participating interest dari Blok Sebuku.
Sementara itu, Perseroda memiliki cakupan usaha yang lebih luas, mencakup penyediaan barang dan jasa, properti, serta sektor-sektor potensial lain untuk mendorong pendapatan asli daerah. (*)






