banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Satuan Reskrim Polresta Mamuju, Sulawesi Barat menangkap seorang terduga pelaku tindak pidana rudapaksa terhadap anak dibawah umur.

Polisi melakukan penyelidikan dan penyidikan berdasarkan laporan polisi nomor LP/523/IX/2022/SPKT RESTA MAMUJU/SULBAR tanggal 15 September 2022, dan hasil gelar perkara ditetapkan seorang tersangka Inisial IK Alias IC (35). Rabu, 21 September 2022 sekira Pukul 14.00 Wita.

Berdasarkan keterangan polisi dalam rilisnya, terduga pelaku IK Alias IC diketahui sebagai imam mesjid yang berada dalam kota Mamuju.

Kanit PPA Iptu Junaid menjelaskan, kronologis kejadian berawal ketika saksi inisial DA mendapati dan membaca pesan whatsapp di handphone milik korban (16 tahun) kepada pelaku yang mengatakan bahwa korban takut hamil karena sudah disetubuhi oleh pelaku.

Sehingga saksi memberitahukan hal tersebut kepada orang tua korban, lalu menanyakan perihal tersebut kepada anaknya dan korban menjelaskan bahwa pada hari Jumat 9 September 2022, sekira pukul 13.30 – 15.30 Wita di Wisma 89 korban disetubuhi oleh pelaku sebanyak 4 kali.

Sambung diterangkan, motif pelaku melakukan bujuk rayu, tipu muslihat dengan menjanjikan sesuatu dan berpura pura menjadi pacar korban padahal pelaku sudah mempunyai seorang istri dan anak. Sedangkan modusnya, pelaku menjemput korban dirumah temannya dikarenakan saat itu hujan, selanjutnya membawa korban ke Wisma 89.

Dari kasus ini polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang dipakai saat kejadian, berupa celana jeans, baju Kaos lengan panjang, baju kaos lengan pendek, pakaian dalam pria, HP Oppo, baju seragam pramuka, jilbab, kaos kaki dan sepatu.

Iptu Junaid menjelaskan, terduga pelaku dijerat pasal 81 ayat (2) UU Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan PERPU No 1 tahun 2016 perubahan kedua atas UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, sehingga tersangka terancam hukuman penjara paling lama 20 tahun dan minimal 5 tahun.

Sumber : Humas Polresta Mamuju

Edit : Anhar

Bagikan

Comment