Mamuju, Katinting.com – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Barat IV yang dipusat di Mamuju terancam gagal, sebab sejumlah venue itu dianggap belum siap.
Bahkan hingga minus 12 hari venue utama Stadion Manakarra masih belum rampung.
Hal tersebut diungkapkan Bendahara KONI Mamuju, Hapisa Ayyup dalam keterangan persnya, Minggu 4 Desember 2022.
Dia menjelaskan, ini terkesan dipaksakan tanggal 16 – 23 Desember 2022. Menurutnya, persoalan anggaran sejak awal lambat turun sehingga progres juga lambat, beberapa venue sampai hari ini tidak menunjukkan kesiapan dipakai.
“Jangan sampai menimbulkan korban jiwa, beberapa venue itu belum sampai 80 persen tuntas. Yang ada siap itu hanya yang disewa. Tapi itu hanya bagian kecil dari cabang olahraga,” ucapnya.
Lanjut dia menjelaskan, jika ini tetap dipaksakan sangat beresiko, sebaiknya kesiapan itu berdasarkan kondisi lapangan, kondisi venue yang ada. “Saya melihatnya kesiapan berdasarkan perasaan, jangan sampai ini memang ada upaya mau membuat Mamuju gagal menjadi tuan rumah,” ujarnya.
Kita mau Porprov ini berhasil melahirkan atlet yang berprestasi sampai bisa keajang Nasional bahkan internasional. Sambung kata Hapisa, kita mau lahir atlet yang berprestasi dari pelaksanaan matang, bukan asal siap dan asal terlaksana.
“Saya berani bertanggung jawab atas pernyataan saya, siap mundur sebagai Bendahara KONI atas pernyataan saya. Saya berani bilang sejumlah venue tidak siap dan terancam tidak berhasil. Ini pernyataan saya berdasarkan fakta lapangan, sebab saya mau melihat Porprov ini berhasil,” pungkasnya.
BACA JUGA : Tanggapi Bendahara KONI Mamuju, Hamzih: Tidak Ada Lagi Kata Tidak Siap
Jika ada yang meragukan pernyataan saya, silakan kelapangan liat langsung. Kalau ini gagal Ketua KONI Sulbar dan Pj Gubernur Sulbar harus ikut bertanggung jawab, sebab sejak awal kita dikasi tanggung jawab dengan setengah hati. Kesalnya.
Hapisa bahkan mengusulkan jika pun harus dilakukan perlu evaluasi total dan duduk bersama semua yang terlibat, bicara berdasarkan fakta lapangan. “Bahkan saya bilang kalau mau tetap dilaksanakan itu di awal Januari 2023 atau akhir Desember ini,” imbuhnya.
(Anhar)






