Mamuju, Katinting.com – Satu tahun kepemimpinan Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, dan Wakil Bupati Yuki Permana menunjukkan arah pembangunan yang semakin terukur dan inklusif. Di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan justru berhasil ditekan dan ketimpangan pendapatan semakin membaik.
Meski pertumbuhan ekonomi mengalami normalisasi dari 6,47 persen pada 2024 menjadi 4,07 persen pada 2025, kualitas pertumbuhan dinilai lebih inklusif. Hal ini tercermin dari membaiknya distribusi pendapatan, di mana Gini Ratio turun dari 0,425 menjadi 0,401. Artinya, ketimpangan berkurang dan manfaat ekonomi semakin tersebar.
Selainitu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat dari 71,86 menjadi 72,77, menandakan perbaikan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.
Disektor pelayanan dasar, pemerintah daerah mencatat:
- Sanitasi layak menjangkau 210.176 orang (73,99%)
- Akses air bersih menjangkau 205.676 orang (72,41%)
- Jalan mantap mencapai 199,23 km atau 39,17% dari total kewenangan kabupaten
- Normalisasi sungai dan saluran buang sepanjang 8,9 km
Pada sektor kesehatan, Kabupaten Mamuju telah memiliki:
- 23 Puskesmas (100% terakreditasi)
- 54 Pustu
- 430 Posyandu
- 23 unit ambulans desa
Di bidang investasi, realisasi penanaman modal tahun 2025 mencapai Rp281,6 miliar, terdiri dari PMA sebesar Rp7,85 miliar dan PMDN sebesar Rp273,74 miliar.
Secara keseluruhan, capaian ini menunjukkan bahwa satu tahun pemerintahan Tina–Yuki tidak hanya berorientasi pada angka pertumbuhan, tetapi juga pada penguatan kualitas pembangunan dan pengurangan kemiskinan. (*)






