Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Sungai yang Dirawat, Kemiskinan yang Dijinakkan: Janji Gubernur Sulbar di Tengah Rakyat Wonomulyo

Polman, Katinting.com – Suara tepuk tangan warga Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, mengiringi janji Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, di bawah langit senja yang mulai memerah. Sabtu (24/05), di kediaman Gusrinaldi Husain, anggota DPRD Sulbar.

Ia berdiri di antara rakyatnya, mengumandangkan tekad, sungai Matakali tak lagi akan mendangkal, banjir tak lagi merenggut panen.

“Alhamdulillah, tahun ini warga Matakali sudah bisa panen setelah sekian lama terhambat banjir,” ujar SDK, sapaan akrabnya dengan nada lega.

Pengerukan sungai itu masih berlangsung, dan ia berjanji akan terus digenjot hingga ke muara. Tak hanya itu, tahun depan, giliran Sungai Tumpiling-Galeso yang akan dibenahi.

“Seperti disampaikan Pak Gusrinaldi, Tumpiling akan kita kerjakan tahun depan,” katanya, disambut sorak warga.

Angin sore berhembus pelan mengusung harapan. SDK mengungkapkan, Polewali Mandar tahun ini mendapat anggaran Rp.60 Miliar. Sebagian akan dialirkan ke perbaikan jalan, peningkatan produksi pertanian, dan drainase Wonomulyo.

“Drainase di sini akan diperbaiki dengan anggaran Rp.3 Miliar, lebih besar dari permintaan Pak Gusrinaldi,” ujarnya sambil tersenyum, memancing tawa hadirin.

Tapi janjinya tak berhenti di infrastruktur. SDK dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga berikrar, dalam dua tahun, kemiskinan ekstrem harus ditaklukkan.

“Kita sudah siapkan anggarannya,” tegasnya.

Tahun ini, 5.000 keluarga miskin ekstrem akan menerima bantuan Rp2 juta per KK, modal untuk bangkit.

Di bawah langit yang semakin gelap, suaranya tetap menggema,

“Ini semua demi rakyat.”

Dan rakyat Wonomulyo, dengan tangan yang masih bertepuk, seakan percaya, janji ini bukan sekadar angin malam. (*/Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat