Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Spanduk Penolakan Anies di Mamuju, SDK: Rakyat akan Semakin Cinta Dia

Spanduk penolakan Anies di jalan Poros Mamuju-Kalukku. (Ist)

Mamuju, katinting.com – Spanduk penolakan Anies Baswedan jadi Capres (acalon presiden) ditemukan sudut kota Mamuju, poros Mamuju-Kalukku, Jumat 27 Januari 2023.

Dalam tulisan spanduk disebutkan, “ANIES PERUSAK MORAL BANGSA DENGAN MEMBAWA POLITIK IDENTITAS UNTUK JADI CAPRES _ TOLAK ANIES JADI CAPRES UNTUK DATANG DI MAMUJU MAU KAMPANYE DULUAN KAH?”

Tersebut ditemukan terpasang sekira pukul 13.00 Wita pasca salat Jumat di Mamuju arah keluar kota Mamuju, dekat kantor PT. Passokorang.

Menanggapi hal itu, Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Barat, Dr. H. Suhardi Duka, mengatakan, itu merupakan bumbu politik.

“Itu bumbu politik, saya saja wakil rakyat tidak berani mengatasnamakan warga Mamuju kalau tidak di parlemen sebagai wakil rakyat,” terang Suhardi Duka (SDK), saat dikonfirmasi, Jumat, 27 Januari 2023.

Lanjut SDK yang juga anggota DPR RI Dapil Sulbar ini, semakin ada orang yang beginikan Anies, maka rakyat akan semakin cinta dia, ucapnya.

Dijelaskan lebih lanjut, politik itu bermata dua, bisa satu matanya menuju ke orang, bisa satu menuju ke diri sendiri. Jadi hati-hati dalam politik praktis, persoalan sosiologis dan psikologis ikut bermain dalam pikiran rakyat.

“Apalagi Pilpres yang secara antropologis tidak lansung mengakar di rakyat lokal, tidak seperti Pilkada, pengaruh psikologis rakyat sangat mempengaruhi pilihannya dalam Pilpres,” ungkapnya.

SDK berharap, agar masyarakat tidak terprovokasi dan bijak menanggapi hal tersebut. “Mari wujudkan demokrasi yang sehat dan berkualitas, sepakat atau tidak di Pemilu jalannya, dengan cara-cara yang elegan,” imbuhnya.

(Anhar)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat