Mamuju Tengah, Katinting.com – Hampir sebulan ditangan penyidik Tipikor Satreskrim Polres Mamuju Tengah, kasus dugaan hilangnya ratusan unit meteran air serta ratusan batang pipa di UPTD Air Bersih Mamuju Tengah, kabar tak sedap ini mulai terbuka.
Pihak penyidik Tipikor dari Satreskrim Polres Mamuju Tengah, menemukan indikasi adanya fakta berbeda dari pelaporan kasus ini, semenjak dilakukan penyidikan, sebab kasus ini tadinya dilaporkan sebagai kasus pencurian, namun dari hasil penyidikan sementara, ada indikasi fakta bahwa kejadiannya bukan pencurian tapi dugaan penggelapan yang mengarah pada Korupsi di UPTD Air Bersih Mamuju Tengah.
Saat laman ini menghubungi Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah Iptu Fredy Kamis (14/03) membenarkan bahwa ada indikasi kejadian bukan barang hilang karena di curi, tapi ada dugaan penggelapan berujung korupsi pada pengadaan.
“Namun kami masih mendalami temuan penyelidikan terbaru ini, yang pasti ini sangat penting kami dalami, dan anggota sedang bekerja mengungkap kasus ini” beber Iptu Fredy.
Baca : Meteran Air dan Pipa Raib di UPTD Air Bersih Mamuju Tengah, Polisi Lakukan Penyelidikan
Ia menuturkan dalam proses penyelidikan ini, pihaknya telah memanggil dan memeriksa enam dari pihak UPTD Air Bersih & PUPR Mamuju Tengah termasuk Kepala Dinas PUPR Mamuju Tengah juga sudah terperiksa sebagai saksi.
“Tapi tentu hasil penyelidikan ini, masih membutuhkan pendalaman sehingga penyidik menghasilkan kesimpulan dugaan yang mencuat selama ini” tutur Iptu Fredy.
Terpisah salah seorang aktivis anti korupsi Sulbar Mursani dalam menyikapi mencuatnya indikasi penggelapan meteran dan pipa di UPTD Mamuju Tengah, berdecak kagum, sebab jika kemudian jumlah yang dianggap hilang itu mencapai 400 buah, maka nilai yang dihasilkan adalah miliaran rupiah.
“Saya cukup kagum kasus ini, sebab pelakunya cukup lihai, karena awalnya dikatakan barang hilang, nah jika benar polisi menemukan ada penggelapan berujung korupsi, maka kalau dihitung semuanya, itu ada angka penggelapan mencapai miliaran rupiah” sebut Mursani.
Olehnya, Ia pun mendukung sejumlah pihak yang berperan dalam pengungkapan kasus ini, mulai dari mereka yang melaporlan kasus ini, hingga ke penyidik Tipikor Polres Mamuju Tengah, sebab memiliki keseriusan membersihkan Mamuju Tengah dari perilaku korup di pemerintahan.
“Maka tentu kita berikan apresiasi kepada semua pihak, dan selain memberikan apresiasi ke penyidik Tipikor Polres Mamuju Tengah, tentu semua elemen anti korupsi juga bersama sama mengawal Polres Mamuju Tengah segera mengungkap dan menyelesaikan kasus ini” pungkas Mursani. (Fhatur Anjasmara)






