Pasangkayu, Katinting.com – Mendapat kepercayaan sebagai Kepala Kemenag Kabupaten Pasangkayu, pada Januari 2024 lalu, Muhammad Hatta, akan melakukan peletakan ide ide perubahan dalam pelayanan masyarakat di Pasangkayu.
Pria akrab disapa Hatta ini, kepada katinting.com malam tadi, menyampaikan bahwa sebagai daerah paling ujung dari Sulawesi Barat, tentu ada banyak yang akan di benahi di masa depan, dalam posisinya sebagai Kepala Kemenag di Pasangkayu.
Mulai dari urusan pengaturan penempatan SDM yang memang masih kurang, hingga peningkatan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang terkait urusan dengan Kemenag.
“Jadi saat ini, masih awal awal bertugas sebagai Kepala Kemenag Pasangkayu, kami sedang fokus melakukan pembenahan internal, akibat minimnya SDM yang ada di Kemenag Pasangkayu, tentu ini menjadi tantangan tersendiri” ungkap Hatta.
Akan tetapi ditengah kondisi yang memang masih berkekurangan SDM, Ia tak lantas kemudian akan putus asa, sebab itu sudah menjadi tanggungjawab dan bagian dari amanah yang di sampaikan pimpinan di atasnya, saat menerima dan dikukuhkan sebagai Kepala Kemenag Pasangkayu.
“Karenanya, saya optimis, kekurangan yang ada ini, akan teratasi dengan baik, dan optimis akan membawa kemajuan Kemenag Pasangkayu setara dengan Kemenag di daerah lain, yang telah maju lebih dahulu” yakin Hatta.
Ia menuturkan rencana lainnya, setelah menyelesaikan persoalan internal atas kurangnya SDM, maka untuk pelayanan maksimal di Kemenag Pasangkayu, Hatta, juga akan membuat terobosan baru dalam pelayanan, meskipun kemudian terobosan tersebut ditempat lain sudah ada, namun bagi Kemenag Pasangkayu tentu itu hal yang baru.
“Saat menerima amanah jabatan ini, saya sudah membuat perencanaan terkait perbaikan pelayanan masyarakat di Kemenag Pasangkayu, yang lebih maju, dengan memanfaatkan teknologi digital, sehingga masyarakat makin dimudahkan dalam mendapatkan pelayanan di Kemenag Pasangkayu nantinya” tutur Hatta.
Salah satu yang akan ditingkatkannya dalam pelayanan kepada masyarakat, yakni semua urusan administrasi berbasis pelayanan loket selama ini, akan di dorong menggunakan digital service (Pelayanan Digital) sehingga masyarakat yang membutuhkan pelayanan, tidak lagi butuh antri, tinggal klik dari perangkat smart phonennya, layanan yang mereka butuhkan bisa kelar.
“Ini akan kami kerjakan, setelah membenahi urusan internal, pengaturan dan pemanfaatan SDM yang ada, tentu semangatnya, kami ingin, ada yang membumi di masyarakat Pasangkayu, terkait pelayanan yang mereka dapatkan dari Kemenag Pasangkayu, jadi urusannya, dimudahkan dengan palayanan berbasis online” urai Hatta.
Untuk urusan sosial kemasyarakat dan dakwah, tentu ia juga membeberkan akan membumikan program sosial kemasyarakatan Kemenag RI yakni moderasi beragama, toleransi kultural, mengingat Pasangkayu adalah salah satu daerah multikultural yang dihuni oleh berbagai macam etnit dan latar belakang kebudayaan yang berbeda.
“Nah ini juga akan kami bumikan di Pasangkayu, sehingga moderasi beragama ini akan makin menguatkan prinsip toleransi kehidupan beragama antara sesama, di Pasangkayu maki terjaga” pungkas Hattta. (Fhatur Anjasmara)






