Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Soal Balanipa, Fahri Hamzah Sebut Jokowi Takut Pemekaran

Fahri Hamzah. (Foto Zulkifli)

Mamuju, Katinting.com – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, membeberkan kendala mengapa sampai saat ini Balanipa belum juga dimekarkan menjadi salah satu Kabupaten di Sulawesi Barat (Sulbar).

Dirinya mangatakan, telah mengupayakan Balanipa untuk masuk dalam  prioritas dalam daerah otonomi baru, agar terlepas dari kabupaten induknya yakni Polewali Mandar. Hanya saja Preiden Joko Widodo (Jokowi) tidak berani melalukan pemekaran. Ucap  Fahri Hamzah saat ditemui usai deklarasi GARBI Sulbar, di Maleo Hotel Mamuju, Senin (11/2) malam.

“Di komisi dua (DPR-RI) sudah beres. Tinggal presidennya aja. Penyebabnya adalah presiden takut dengan pemekaran, padahal sudah kita dorong,” ujarnya.

Sambung Fahri Hamzah, “Pak Jokowi menganggap itu soal keuangan anggaran. Padahal orang itu tidak minta uang, orang itu minta kewenangan lebih supaya bisa urus dirinya sendiri. Dan itu tidak ditangkap oleh pemerintahan ini, sehingga mereka melakuka moratorium,” sebutnya.

Karena hal ini, ia menyatakan jadi salah satu evaluasi negatifnya terhadap Jokowi adalah karena takut dengan Pemekeran.

Olehnya itu , pria kelahiran Sumbawa, NTB 47 tahun silam ini meminta kepada presiden yang akan terpilih nantinya, harus punya komitmen untuk memulai daerah otonomi baru.

“Indonesia memerlukan 50 Provinsi, kenapa, karena luas kita itu dan penduduk kita itu hampir sama dengan Amerika. Amerika aja Negara yang sudah maju terdidik, mereka bikin 50 state (seperti Negara). kita ini provinsi juga harus 50,” katanya

Masih kata Fahri Hamzah, terlalu banyak yang harus dipisah sehingga lebih mandiri. Karena itulah kedepan masa depan kita adalah Pemekaran.

“Pemekaran harus terus dibuka kembali,” tutup Fahri Hamzah.

 

(Zulkifli)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat