Katinting.com, Bontang – Di tengah gencarnya digitalisasi pendidikan, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 9 Bontang Utara menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembelajaran berbasis teknologi dan pembentukan karakter peserta didik.
Kepala SMPN 9 Bontang Utara, Lilyn Indriyawati, mengatakan bahwa bantuan tablet pintar dari Pemerintah Kota Bontang melalui Disdikbud merupakan langkah maju dalam mendukung pembelajaran berbasis digital. Namun, ia mengingatkan agar kemajuan teknologi tidak menggeser nilai-nilai pendidikan karakter yang menjadi fondasi utama dunia pendidikan.
“Penggunaan tablet dan perangkat digital tentu sangat membantu pembelajaran. Tapi tidak serta merta semua kegiatan belajar harus berbasis teknologi. Ada nilai-nilai kedisiplinan, kerja sama, dan tanggung jawab yang tetap harus ditanamkan lewat interaksi langsung,” ujarnya, Senin (20/10/2025).
Lilyn menegaskan, sekolahnya berkomitmen menjaga keseimbangan tersebut agar peserta didik tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga berkarakter kuat.
Ia menjelaskan, pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) selama ini sudah berjalan secara terarah, namun guru tetap mengedepankan pendekatan personal untuk membangun kebiasaan baik siswa di luar layar digital.
“Digitalisasi pembelajaran adalah sarana, bukan tujuan akhir. Tujuan utamanya tetap membentuk siswa yang berakhlak, kreatif, dan mampu menggunakan teknologi secara bijak,” tandasnya. (Re)






