Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Setelah Tiga Tahun Berkantor Sementara, Kantor Gubernur Sulbar Kembali Beroperasi

Pj. Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakrulloh didampingi istri melakukan pemotongan pita sebagai tanda kembali difungsikannya kantor Gubernur baru pasca gempabumi M6,2 pada medio Januari 2021. (Dok. Humas)

Mamuju, Katinting.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan soft opening kantor Gubernur baru di komplek Kantor Gubernur, Jalan Abdul Malik Pattana Endeng, Kamis, 21 Maret 2024.

Acara soft launching ini menjadi bukti nyata kesungguhan Pemprov Sulbar dalam mengembalikan pusat pemerintahan setelah tiga tahun berkantor sementara di depan Rujab Gubernur Sulbar pasca gempa bumi M6,2 pada medio Januari 2021 lalu.

Soft opening tersebut dirangkaikan dengan buka puasa bersama dengan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar dan Forkompinda, menjadi momen kebersamaan dan persatuan dalam memulai era baru bagi Sulawesi Barat.

Pj. Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan rasa syukurnya atas dilaksanakannya soft opening kantor Gubernur baru ini. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo, Menteri PUPR, dan Mendagri atas bantuan pembangunan kantor baru ini, yang senilai kurang lebih 118 miliar rupiah.

Bangunan baru yang memiliki luas sekitar 9000 meter persegi ini akan menjadi pusat utama tata kelola pemerintahan Sulbar, termasuk fasilitas seperti data center, ruang rapat, aula, dan ballroom, serta ruang serbaguna.

“Kantor Gubernur baru ini merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sulbar. Saya berharap gedung ini dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas pemerintahan serta memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat Sulbar,” ujar Pj. Gubernur.

Selain itu, gedung ini juga dirancang dengan standar konstruksi yang memadai untuk daerah rawan gempa, dengan jumlah tiang utama sebanyak 80 dan kedalaman 21 meter.

Muhammad Idris, Sekprov Sulbar, menambahkan bahwa konstruksi gedung telah memenuhi persyaratan yang sangat baik, memberikan jaminan keamanan bagi staf dan pengunjung gedung.

Dalam konteks mitigasi bencana, Pemprov Sulbar telah melakukan latihan dan simulasi tanggap bencana sebanyak empat kali, dengan adanya alat deteksi dini dan peringatan dini untuk memastikan keselamatan masyarakat dalam situasi darurat.

Dengan pembukaan kantor Gubernur baru ini, Pemprov Sulbar menandai langkah penting dalam memulihkan pusat pemerintahan dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

“Semoga dengan kehadiran gedung baru ini, Sulawesi Barat dapat terus maju dan berkembang dalam segala aspek kehidupan,” tutupnya.

(Zulkifli)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat