Mamuju, Katinting.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, menjadi narasumber dalam Latihan Kader (LK) III Tingkat Nasional yang diselenggarakan Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulbar. Kegiatan yang berlangsung di Aula Asrama Haji Mamuju, Jumat (12/12) ini, membahas sinergi antara pemerintah dan mahasiswa untuk mendorong pembangunan daerah.
BACA JUGA: Waspada Modus Penipuan! Oknum Catut Nama Wagub Salim untuk Tipu Pengurus Masjid dengan Bantuan Palsu
Dalam paparannya, Junda Maulana menegaskan bahwa forum ini merupakan ruang strategis untuk menyiapkan kepemimpinan mahasiswa yang akan menjadi pelaku dan penerima manfaat pembangunan di Sulbar.
“Acara ini untuk melatih kader kepemimpinan HMI yang bisa menjadi bagian dari subjek dan objek pembangunan, khususnya di Pemprov Sulbar dibawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wagub Salim S Mengga,” ujar Junda.
Diskusi dengan puluhan kader HMI mengulas beragam tantangan pembangunan daerah, mulai dari ekonomi, kemiskinan, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga kebencanaan. Sekda juga menyoroti potensi sumber daya alam dan geografis Sulbar yang besar, namun perlu diimbangi dengan perencanaan matang mengingat keterbatasan fiskal daerah.
“Kita dihadapkan pada kondisi fiskal yang terbatas. Oleh karena itu, perencanaan harus lebih matang dan terukur,” jelasnya.
Junda Maulana mengapresiasi gagasan kritis dan inspiratif dari peserta yang dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam merumuskan kebijakan. Ia menekankan bahwa kolaborasi multipihak antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, masyarakat, dan mahasiswa sangat penting.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi dengan mahasiswa, khususnya HMI, diperlukan agar target pembangunan yang kita tetapkan bisa tercapai,” pungkas Sekda Sulbar. (*)






