Mamuju, Katinting.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan terbaru yang mencatut nama Wakil Gubernur Salim S. Mengga. Pelaku mengaku sebagai perantara yang ditugaskan menyalurkan bantuan pembangunan masjid palsu, Jumat (12/12).
BACA JUGA: Hadapi Ancaman Bencana, Arsiparis Sulbar Pelajari Teknik Evakuasi dan Restorasi Arsip Vital
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku menghubungi pengurus masjid dengan mengatasnamakan Wagub Salim. Untuk meyakinkan korban, pelaku mengirimkan bukti slip transfer fiktif yang kemudian diketahui palsu. Modus dilanjutkan dengan permintaan agar penerima “bantuan” meneruskan sebagian dana ke yayasan tertentu, yang diklaim sebagai amanah dari Wagub.
Pemerintah Provinsi Sulbar secara tegas menyatakan bahwa tidak ada penugasan atau pemberian bantuan terkait pembangunan masjid yang dilakukan melalui perorangan.
“Kami menegaskan, tidak ada bantuan yang disalurkan Wakil Gubernur melalui perantara pribadi, apalagi yang meminta penerusan dana,” jelas Sespri Wagub, Ardhi Amanah.
Masyarakat dihimbau untuk tidak mudah percaya dan selalu melakukan pengecekan keabsahan informasi melalui saluran resmi pemerintah jika menerima tawaran serupa baik itu mengatasnamakan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) ataupun Wagub Salim S Mengga.
Kasus penipuan berkedok bantuan sosial ini kini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat dan segera melaporkan ke pihak berwajib jika menemui indikasi serupa. (*)






