Katinting.com, Bontang – SDN 008 Bontang Utara menjadi pelopor sekolah berwawasan lingkungan dengan program Sabtu Bersih dan Sabtu Sehat. Kegiatan ini tidak hanya menanamkan nilai kebersihan, tetapi juga mengajarkan siswa mengolah sampah menjadi sumber ekonomi.
Kepala sekolah, Masitah, menjelaskan bahwa setiap Sabtu terakhir dalam sebulan, siswa membersihkan lingkungan sekolah dan sekitarnya tanpa menggunakan plastik.
“Kami mengganti semua alat pembersih dengan bahan ramah lingkungan, seperti kertas dan daun,” ujarnya, Kamis (6/11/2025).
Sekolah bahkan melaksanakan aksi kebersihan hingga radius 100 meter di sekitar sekolah setiap peringatan Hari Sampah Sedunia. Hasil sampah anorganik seperti botol plastik dikumpulkan dan dijual kembali. Uangnya disimpan dalam tabungan partisipan siswa.
Kegiatan ini berhasil membawa SDN 008 Bontang Utara meraih prestasi membanggakan. Tahun 2023, sekolah ini meraih juara dua lomba pengumpulan sampah tingkat kota, bersaing dengan OPD dan organisasi masyarakat.
Prestasi berlanjut tahun yang sama saat sekolah ini menjadi juara satu lomba kebersihan di Mangrove Tanjung Berbas Pantai, mengalahkan tim dari perusahaan besar seperti Pupuk Kaltim dan PLN.
Selain Sabtu Bersih, ada juga Sabtu Sehat di mana siswa belajar mengolah makanan nonberas.
“Kami ajarkan anak membuat olahan dari jagung, ubi, kedelai, hingga kacang hijau,” jelas dia.
Hasil olahan itu kemudian dijual dalam kegiatan gelar karya, di mana orang tua ikut berpartisipasi.
“Sebagian hasilnya untuk sekolah, sebagian untuk modal usaha keluarga,” terangnya.
Masitah menegaskan, Sabtu Bersih dan Sabtu Sehat menjadi wujud nyata pendidikan berbasis lingkungan dan ekonomi kreatif di tingkat sekolah dasar. (Re)






