Mamuju, Katinting.com – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) bulan Ramadhan 1445 H, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Sulawesi Barat bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulbar kembali melakukan pemantauan stok pangan dari Bulog hingga ke pasar tradisional dan modern di Kota Mamuju.
Kegiatan pemantauan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga pangan dan mencegah terjadinya Panic Buying di masyarakat Sulbar. Kompol Rigan Hadi Nagara, Plt. Kasubdit I Indagsi Satgas Pangan Polda Sulbar, menjelaskan bahwa pemantauan stok dan harga pangan sangat penting menjelang bulan suci Ramadhan.
Tim fokus pada lima lokasi, termasuk Gudang Bulog Subdivre Mamuju, Agen Gas LPG CV. Hamirna, Pasar Regional Mamuju, Pasar Sentral Mamuju, dan Hypermart (Ritel Modern). Stok pangan seperti beras, gula, minyak, daging ayam/ikan, serta tabung gas LPG 3 kg menjadi perhatian utama, karena berpotensi mengalami kenaikan harga.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa stok pangan, terutama beras, minyak, dan daging ayam, masih aman untuk 5 bulan ke depan. Selain Satgas Pangan Polda Sulbar, sejumlah lembaga dan instansi seperti Bank Indonesia Sulbar, Biro Perekonomian dan Pembangunan Sulbar, Inspektorat Provinsi Sulbar, serta Dinas Perdagangan dan Bulog Mamuju juga turut serta dalam kegiatan ini.
Kehadiran berbagai pihak dalam pemantauan stok pangan ini menegaskan komitmen untuk menjaga stabilitas harga pangan dan kesejahteraan masyarakat Sulbar, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan.
(*)






