Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

RSUD Sulbar Pacu Modernisasi Layanan: Dapat Kunjungan BPJS untuk Kredensialing Kemoterapi dan Supervisi Digitalisasi Apotek & Rekam Medis

Mamuju, Katinting.com — RSUD Provinsi Sulawesi Barat melangkah lebih maju dalam transformasi layanan kesehatan dengan menerima kunjungan khusus dari Tim BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah IX bersama Cabang Mamuju. Kunjungan pada Selasa (2/12) ini memiliki dua agenda utama strategis: proses kredensialing definitif untuk layanan kemoterapi dan supervisi implementasi bridging Apotek Elektronik serta Rekam Medis Elektronik (RME).

BACA JUGA: RSUD Sulbar Resmikan Program Manajer On Duty (MOD) untuk Pelayanan 24 Jam yang Responsif dan Terkoordinasi

Kegiatan yang berpusat di Ruang Kemoterapi RSUD Sulbar ini diterima langsung oleh Direktur RSUD Sulbar, dr. Musadri Amir Abdullah, Sp.PD, beserta seluruh jajaran manajemen. Turut mendampingi secara teknis dr. Faisal Lukman Bawanong, M.Kes, Sp.B, Subsp.Onk(K) bersama Tim Pelayanan Kanker dan Kemoterapi, serta staf-staf kunci dari unit farmasi, IT, dan rekam medis.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari proses visitasi sebelumnya dan menandai fase final menuju pengoperasian penuh layanan kemoterapi. “Ini adalah titik kritis yang akan membawa kepastian dan akses layanan kanker yang aman dan terstandar bagi masyarakat Sulawesi Barat. Kami sangat serius dalam memenuhi setiap kriteria yang ditetapkan,” ujar dr. Musadri.

Secara paralel, tim BPJS juga melakukan supervisi terhadap integrasi sistem digital rumah sakit, khususnya Bridging Apotek Elektronik dan Rekam Medis Elektronik (RME). Integrasi ini merupakan terobosan untuk:

  1. Mempercepat dan mempermudah proses peresepan, penyediaan, serta penagihan obat, khususnya untuk peserta JKN.
  2. Meminimalisir kesalahan administratif dan klinis dalam pemberian terapi.
  3. Menciptakan rekam medis yang terintegrasi dan mudah dipantau**, mendukung pelayanan yang berkelanjutan dan tepat.

“Digitalisasi bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang efisiensi dan keselamatan pasien. Dengan sistem yang terhubung, kami dapat memastikan keakuratan data, kecepatan layanan, dan transparansi yang pada akhirnya meningkatkan kepercayaan masyarakat,” tambah dr. Faisal yang membidangi layanan onkologi.

Lanjut kata Dr. Musadri Amir Abdullah, langkah penguatan layanan kanker dan akselerasi digital menunjukkan komitmen RSUD Sulbar dalam menghadirkan layanan kesehatan yang modern, akuntabel, dan berpusat pada pasien, sekaligus memastikan keberlanjutan kerja sama dengan BPJS Kesehatan sesuai dengan amanah Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wagub Salim S Mengga, untuk mendorong rumah sakit Tipe B. (*/Anhar)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat