Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

RSUD Sulbar Resmikan Program Manajer On Duty (MOD) untuk Pelayanan 24 Jam yang Responsif dan Terkoordinasi

Mamuju, Katinting.com – Guna menjamin pelayanan yang prima di setiap waktu, RSUD Provinsi Sulawesi Barat secara resmi meluncurkan dan mensosialisasikan Program Manajer On Duty (MOD). Sosialisasi pedoman, struktur tanggung jawab, dan prosedur operasional program ini dilaksanakan pada Jumat lalu di Ruang Pertemuan Lantai 3 RSUD Sulbar, yang dihadiri oleh seluruh pimpinan struktural dan tim kunci rumah sakit.

BACA JUGA: RSUD Sulbar Tingkatkan Respons Gawat Darurat: 15 Perawat Ikuti Sertifikasi Pelatihan BTCLS

Acara dibuka secara langsung oleh Direktur RSUD Sulbar, dr. Musadri Amir Abdullah, Sp.PD., sebagai penegasan komitmen pimpinan tertinggi terhadap sistem ini. “Pelayanan berkualitas tidak mengenal jam kantor. Program MOD adalah solusi struktural untuk memastikan bahwa keputusan strategis dan penanganan masalah operasional dapat dilakukan dengan cepat, tepat, dan akuntabel, bahkan di malam hari, akhir pekan, atau hari libur,” tegas dr. Musadri dalam sambutannya.

Kegiatan ini diikuti secara intensif oleh seluruh jajaran manajemen, termasuk Kepala Bidang, Kepala Subbagian, Kepala Subbidang, Komite Keperawatan, Tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), serta penanggung jawab seluruh unit layanan. Sosialisasi membahas secara rinci wewenang, alur eskalsasi, serta mekanisme koordinasi yang harus dijalankan oleh Manajer On Duty, yang akan ditugaskan secara bergilir dari kalangan pimpinan madya yang kompeten.

Program MOD dirancang sebagai single point of contact dan pengambil keputusan utama di luar jam kerja administrasi reguler. Tugasnya mencakup pengawasan menyeluruh, penyelesaian kendala operasional (seperti ketersediaan obat, alat medis, atau koordinasi antar unit), dan memastikan standar pelayanan serta keselamatan pasien tetap terjaga.

Dengan implementasi program ini, RSUD Sulbar mengirimkan pesan kepercayaan yang kuat kepada masyarakat. Setiap pasien dan keluarga dapat merasa lebih tenang, karena rumah sakit rujukan utama mereka memiliki sistem penjagaan kualitas yang aktif 24/7, siap merespons setiap kebutuhan dan tantangan dengan kepemimpinan yang jelas dan terarah. (*/Anhar)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat