oleh

PT. TSL Pasangkayu, Siapkan 18 Ton Minyak Goreng untuk Mamuju Tengah

banner 728x90

Mateng, Katinting.com – Untuk menekan naiknya harga minyak goreng di Mamuju Tengah, yang saat ini melampaui jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, sebanyak 18 ton minyak goreng akan masuk Mamuju Tengah.

Untuk memastikan manajemen distribusi minyak goreng di Mamuju Tengah, tertata dengan baik, pemerintah Mamuju Tengah, melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Mamuju Tengah, telah menunjuk dua distributor penyuplai sekaligus pengecer di Mamuju Tengah, masing masing Toko Mega Jaya dan Toko Rsky Megatama.

Kepada laman ini, Kepala Disdagperin Mamuju Tengah, Colleng Sulaiman, menuturkan bahwa pihaknya sudah mengirimkan pengajuan permohonan distribusi minyak goreng ke Mamuju Tengah, dengan menunjuk dua distributor penyuplai dan pengecer, dan masing masing mendapatkan kuota 9 ton sehingga total kuota minyak goreng yang akan masuk Mamuju Tengah dari PT. Tanjung Sarana Lestari (TSL) Pasangkayu, sebanyak 18 ton.

“Tentu dengan masuknya distribusi 18 ton minyak goreng ini, akan sangat membantu pemenuhan kebutuhan pasokan minyak goreng di Mamuju Tengah untuk masyarakat” tutur Colleng.

Katanya, distribusi minyak goreng sebanyak 18 ton juga, akan menjadi kompetitor harga, guna menekan lonjakan harga yang melampaui HET yang telah ditentukan pemerintah, sehingga diharapkan harga minyak goreng di Mamuju Tengah, bisa normal kembali sesuai HET.

“Yang di harapkan dari penyaluran sebanyak 18 ton ini, kami bisa mengontrol harga dengan seksama, sehingga pengecer di luar sana tidak lagi melakukan penjualan di atas HET yang telah ditetapkan pemerintah” kata Colleng.

Ia menambahkan untuk kuota 18 ton ini, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan minyak goreng masyarakat Mamuju Tengah, untuk jangka waktu 1,5 bulan ke depan, sebab masih ada pendukung lainnya ketersediaan pasokan seperti minyak kemasan premiun.

“Jadi ini akan mencukupi kebutuhan masyarakat pengguna minyak goreng untuk satu bulan lebih, sebab ditambah juga dengan minyak kemasan premiun yang saat ini beredar di pasaran, sehingga ini sudah lebih dari cukup nantinya” imbuh Colleng.

Saat dikonfirmasi kapan waktu distribusi dari PT. TSL Pasangkayu, Ia mengungkapkan bahwa saat ini kedua distributor yang di tunjuk pemerintah sudah menunggu, kedatangan distribusi minyak goreng.

“Karena semua sudah clear, administrasi, dana, dan struktur pendukung sudah terpenuhi, tinggal kami tunggu kedatangannya di Mamuju Tengah” pungkas Colleng.

(Fhatur Anjasmara)

Bagikan
banner 728x90

Komentar