Mamuju, Katinting.com – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI dan Ulang Tahun Sulawesi Barat, Pj Gubernur Sulawesi Barat, Bahtiar Baharuddin, ikut serta dalam penurunan Artificial Reef atau rumpon buatan di Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Mamuju pada Kamis, 15 Agustus 2024.
Acara ini dihadiri oleh Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar, Kajati Sulbar Andi Darmawangsa, Komandan Lanal Mamuju Letkol Laut (P) Dedi Andriyatno, serta Kepala BIN Sulbar.
Letkol Laut (P) Dedi Andriyatno, Danlanal Mamuju, menyatakan bahwa penurunan Artificial Reef ini merupakan upaya Angkatan Laut untuk menjaga dan melestarikan lingkungan perairan, khususnya di Teluk Mamuju. Rumpon buatan ini diharapkan dapat memberikan “rumah” bagi ikan-ikan, sehingga memudahkan nelayan Sulbar dalam mencari ikan.
Dalam sambutannya, Bahtiar Baharuddin mengapresiasi upaya Lanal Mamuju dan berharap contoh ini bisa diterapkan di seluruh pesisir pantai Sulbar.
“Jika kita dapat membangun rumpon seperti ini di seluruh pesisir pantai Sulbar, dalam setahun ke depan, ikan-ikan akan banyak ditemukan di sepanjang pesisir pantai, sehingga nelayan tidak perlu mencari ikan jauh-jauh,” ujarnya.
Bahtiar Baharuddin juga menambahkan bahwa penurunan rumpon buatan oleh Lanal Mamuju adalah bagian dari kampanye untuk menjaga ekosistem ekonomi biru yang inklusif.
“Kita melihat bahwa Korem dan Kapolda juga telah melakukan hal yang sama. Ini adalah contoh baik dari TNI dan Polri yang telah melampaui kewajiban mereka untuk menjaga alam kita,” pungkasnya.
Danlanal Mamuju, Letkol Laut (P) Dedi Andriyatno, mengucapkan terima kasih atas dukungan Pj Gubernur Sulbar dan pihak-pihak lainnya yang turut mensupport peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-79.
“Rumpon terumbu karang buatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperbaiki ekosistem laut tetapi juga memberikan dampak positif terhadap ekonomi masyarakat sekitar. Karang buatan ini akan menarik ikan-ikan kecil yang kemudian menjadi umpan bagi ikan yang lebih besar,” jelasnya.
(*/ed:Anhar)






