oleh

Penghubung Karacang ke Panggalloang Disasar Luapan Sungai Budong budong

banner 728x90

Mateng, Katinting.com – Hujan yang mengguyur hampir semua wilayah Mamuju Tengah, sejak Senin sore (09/05) hingga Selasa dinihari tadi (10/05), memicu peningkatan debit air sungai Budong-budong.

Akibatnya sejumlah ruas jalan penghubung di desa Pangalloang, Kecamatan Topoyo, Mamuju Tengah, disasar luapan air sungai Budong budong sejak subuh hingga siang hari, bahkan peningkatan debit air makin terjadi pada Selasa siang menjelang sore. Akibatnya, sejumlah pengendara kesulitan melintasi ruas jalan penghubung.

Selain merendam ruas jalan penghubung, Karacang ke Pangngalloang, banjir luapan sungai Budong budong juga mengakibatkan tidak kurang dari 50 KK yang rumahnya terdampak lansung karena terendam.

Salah seorang warga Karacang, Iskandar, mengungkapkan bahwa luapan sungai Budong budong ini, bisa lama, bisa sebentar, karena penyebabnya hujan di hulu cukup deras, sehingga airnya membuat debit sungai Budong budong tak mampu menampung dan masuk ke ruas penghubung serta sebagian pemukiman warga.

“Jadi kalau hujan di hulu sudah berhenti, maka banjir luapan bisa cepat turun, tapi kalau hujan di hulu mesih berlansung, tentu banjirnya juga bisa lama,” ungkap Iskandar.

Ia menuturkan bahwa sejak air sungai Budong budong merendam jalan penghubung Karacang ke Pangngalloang, hanya kendaraan tertentu yang dapat melintas, seperti kendaraan roda dua non matic, kalau matic, bisa macet ditengah jalan, karena arus sungai cukup deras.

“Tapi ada juga pengendara motor matic yang memaksakan melintas, akhirnya minta tolong juga untuk di jemput, karena paling dalam, adalah ruas jalan sekitar Kampung Baru, karena di sana cukup rendah,” tutur Iskandar.

Terpisah, Kepala Desa Pangngalloang, Herman, membenarkan kalau sejumlah wilayah desa yang dipimpinnya, terendam banjir luapan dari sungai Budong budong, bahkan ada 50 KK yang rumahnya terdampak lansung.

“Karenanya, pihaknya baru saja melaporkan ke group bencana Mamuju Tengah, untuk mendapatkan bantuan penanganan bagi yang terdampak banjir luapan sungai Budong budong ini,” singkat Herman.

(Fhatur Anjasmara)

Bagikan
banner 728x90

Komentar