Katinting.com, Bontang – Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Bontang kembali menggelar pengajian rutin sebagai ajang mempererat silaturahmi dan meningkatkan pemahaman keagamaan bagi para anggota. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (9/11/2025) di kediaman Hj. Ajizah, SE, MM, Jalan Mulawarman RT 10 No. 23 Salebba, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara.
Pengajian kali ini mengangkat tema “Hukum Waris” dengan menghadirkan penceramah Ustadz Abdul Malik. Puluhan anggota PWRI hadir mengikuti kajian yang berlangsung secara hangat dan penuh kekhusyukan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang, Sudi Priyanto, mengatakan kegiatan PWRI tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga ruang bagi para purnabakti untuk terus terhubung, saling mendukung, serta menjaga kesehatan mental dan spiritual.
“PWRI ini bukan sekadar wadah berkumpul, tetapi juga tempat memperkuat silaturahmi, berbagi pengetahuan, dan menjaga semangat kebersamaan. Pengajian rutin seperti ini membantu anggota tetap sehat jiwa raga sepanjang waktu,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pengambilan tema hukum waris dirasa penting karena banyak persoalan keluarga yang muncul akibat kurangnya pemahaman mengenai pembagian warisan sesuai syariat. Melalui pemahaman yang lebih komprehensif, diharapkan penyelesaian urusan waris dapat dilakukan dengan adil tanpa memicu konflik.
“Topik hukum waris ini sangat relevan, mengingat sering kali muncul ketidaksepahaman dalam pembagian harta peninggalan. Dengan mendapatkan penjelasan langsung dari narasumber, anggota dapat memahami tata cara yang tepat sesuai tuntunan agama,” terangnya.
Selain kajian keagamaan, kegiatan juga menjadi momentum mempererat hubungan antaranggota, khususnya para pensiunan ASN yang sebelumnya pernah mengabdi di berbagai instansi pemerintah daerah. Suasana penuh keakraban terlihat selama acara berlangsung.
PWRI Bontang sendiri secara rutin mengadakan kegiatan pengajian bulanan dengan lokasi bergilir di rumah anggota. Pola ini dinilai mampu menjaga kedekatan emosional dan memperkuat rasa persaudaraan internal organisasi.
Sudi Priyanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota yang terus aktif berpartisipasi. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi seluruh anggota.
“Semoga kebersamaan ini terus terjaga, dan ilmu yang didapat hari ini membawa keberkahan dalam kehidupan kita,” tutupnya. (Re)






