Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Pemprov Sulbar dan Baznas Bersinergi untuk Kesejahteraan Masyarakat, Wagub Sulbar: Zakat dan Infak untuk Pemberdayaan Ekonomi

Salim S Mengga saat bertemu dengan Baznas Sulbar. (*)

Mamuju, Katinting.com – Pemerintah provinsi Sulawesi Barat bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sulawesi Barat berupaya memperkuat sinergi dalam mendukung pemberdayaan ekonomi. Rapat tersebut berlangsung di ruang rapat lantai 2 kantor gubernur Sulbar. Selasa (20/Mei/2025).

Menurut Wakil gubernur Sulbar Salim S Mengga, salah satu potensi yang kita miliki di provinsi adalah Baznas yang dapat mendorong terwujudnya kesejahteraan sosial melalui pemberdayaan masyarakat.

Zakat dan infak yang dikumpulkan dapat dipergunakan untuk membantu masyarakat kita yang kurang berdaya dari segi ekonomi, dan itu merupakan kewajiban kita sebagai Ummat yang beragama.

“Jadi Baznas ini tidak hanya sekedar mengumpulkan zakat dan infak,” ungkapnya.

Saya berharap kedepan, bagaimana Baznas ini bisa berjalan lebih efektif, terus berinovasi, memperluas jangkauan pelayanan.

Kedepan kita harapkan, Baznas ini tidak lagi berkeliling untuk mendapatkan infak dan zakat, namun kita upayakan secara otomatis setiap bulan langsung masuk ke rekening.

“Saya minta seluruh OPD Pemprov Sulbar termasuk gubernur dan wakil gubernur semuanya terlibat mendukung program Baznas,” ungkap Salim S Mengga.

Ia minta seluruh OPD untuk membangun sinergi dengan BAZNAS dalam mengentaskan kemiskinan, dan memberdayakan masyarakat, serta memperkuat solidaritas sosial.

Sementara itu, ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sulawesi Barat, Ahmad, berharap pemerintah provinsi dapat menerapkan kebijakan sistem payroll atau pemotongan langsung melalui rekening tabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) guna mempermudah pembayaran Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS).

“Dengan sistem payroll ini akan lebih mudah berzakat, dan pastinya akuntabel. Sehingga penyalurannya juga akan lebih efektif, mendukung program Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar yang sejalan visi Baznas diantaranya pengentasan kemiskinan dan mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),” ujar Ahmad.

Ahmad juga menegaskan komitmen Baznas Sulbar untuk mendukung program pengentasan kemiskinan ekstrim dan pemberdayaan UMKM yang sejalan dengan visi kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga (SDK-JSM).

“Kami siap membantu dan berkolaborasi dengan Pemprov Sulbar, khususnya dalam program-program SDK-JSM yang sejalan dengan visi Baznas dalam menangani kemiskinan ekstrim dan pemberdayaan UMKM seribu setiap tahun,” tegas Ahmad.

Dengan adanya sistem payroll ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kemudahan ASN dalam membayar ZIS, sehingga dapat mendukung program-program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan memberdayakan UMKM. (Adve)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat