Katinting.com, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim)memberikan apresiasi atas dukungan Bank Indonesia (BI) berupa alat irigasi pintar kepada Kelompok Tani Karya Bersama di Desa Bumi Sejahtera. Langkah ini dianggap sebagai bentuk sinergi yang strategis antara lembaga keuangan dan sektor pertanian untuk mendorong modernisasi budidaya hortikultura di daerah.
Kepala Bidang Hortikultura DTPHP Kutim, Wahyudi Noor, mengatakan bantuan tersebut bukan sekadar alat, tetapi juga bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan bahan pangan yang sensitif terhadap inflasi, seperti bawang merah dan cabai.
“Bantuan ini sangat strategis karena komoditas tersebut sensitif terhadap harga pasar. Jika produktivitas meningkat, inflasi bisa lebih terkendali,” ujarnya.
Selain meningkatkan efisiensi penyiraman, teknologi ini membuka ruang bagi pendekatan pengelolaan berbasis data.
“Pemerintah daerah menilai keberhasilan program bergantung pada kombinasi penyediaan perangkat, pelatihan teknis, dan penguatan kelembagaan kelompok tani agar mampu mengelola serta merawat infrastruktur yang ada,” tambah Wahyudin.
Kemudian, terkait pemberian satu unit untuk satu kelompok tani dengan cakupan lahan sekitar tiga hektar juga dinilai efektif sebagai model pemberdayaan skala komunitas.
“Melalui model ini, biaya investasi teknologi dapat dibagi dan manfaatnya dinikmati bersama. Namun, pemerintah akan memantau implementasi di lapangan serta melakukan evaluasi berkala untuk menilai dampak program terhadap produktivitas, pendapatan petani, dan harga pasar,” sebutnya.
Wahyudi pun menegaskan jika jasil evaluasi nantinya diharapkan menjadi dasar rekomendasi kebijakan untuk perluasan program ke wilayah lain di Kutim.
“Untuk memastikan program berkelanjutan, Pemkab mengajak pihak swasta dan lembaga nonpemerintah untuk terlibat dalam pendampingan teknis serta membuka akses pembiayaan mikro bagi kelompok tani. Upaya kolaboratif ini diharapkan mempercepat adopsi teknologi di tingkat desa dan menumbuhkan ekosistem pertanian yang lebih resilien (beradaptasi dan tetap tangguh),” tutupnya.(Adv)






