Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Pembelian Baju Seragam Dikeluhkan, Ini Kata Kepsek SDN 1 Mamuju

SD Negeri 1 Mamuju. (Dok.Anhar)

Mamuju, Katinting.com – Tahun ajaran baru 2020/2021, ada orang tua siswa mengeluhkan pembelian seragam sekolah di SD Negeri 1 Mamuju yang berada di Jalan Sultan Hasanuddin.

Orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya, mempertanyakan adanya beban biaya untuk membeli seragam mencapai 600 ribu rupiah, padahal ada program pembagian pakaian seragam gratis dari Pemerintah Kabupaten Mamuju.

“Padahal ada janji Bupati kalau seragam sekolah itu gratis, tapi kenapa di sekolah anak kami masih harus beli baju seragam sekolah,” kata salah satu orang tua siswa yang namanya enggan dipublis, Sabtu (11/7).

Terkait hal tersebut orang tua siswa mempertanyakan komitmen Pemerintah Kabupaten Mamuju terkait seragam sekolah gratis, apalagi ditengah pandemi Covid-19 yang dianggap situasinya susah.

Nardah, S.Pd., Kepala Sekolah SD Negeri 1 Mamuju, saat dikonfirmasi langsung Katinting.com diruang kerjanya, Sabtu (17/7), menjelaskan bahwa, kebijakan pengadaan seragam sekolah ini sudah ada sejak lama, sebelum ia menjabat sebagai kepala sekolah.

“Sebenarnya itu, memang ada baju dari Pemda, itu gratis khusus untuk siswa baru. Tetapi kami juga tetap mengadakan seragam putih merah hati, itu tidak dipaksakan bagi yang mau. Tetapi ada yang wajib harus kita beli, yaitu baju batik sama olahraga. Karena memang itu dari sekolah, itu bukan baru sekarang sejak tahun-tahun kemarin sudah ada memang pengadan begitu dari pihak sekolah,” kata Nardah, S.Pd., Kepala Sekolah SD Negeri 1 Mamuju saat dikonfirmasi langsung.

Didampingi ketua panitia, Haisyah, Nardah menjelaskan, yang dibantukan pemerintah itu hanya baju putih dan baju pramuka, sedangkan baju batik dan olahraga itu tidak ada.

Pihak juga menegaskan jika pengadaan baju seragam di sekolah SD Negeri 1 Mamuju itu tidak dipaksakan, dan tidak melalui rapat atau musyawarah tetapi sudah menjadi ketentuan sekolah.

List pengambilan seragam siswa di SD Negeri 1 Mamuju. (Dok.Anhar)

Diketahui siswa pendaftar pada tahun ini 2020 pada SD Negeri 1 Mamuju sejumlah 112.

Sambung Nardah menjelaskan, adanya pengadaan baju dari pihak sekolah karena juga ada permintaan dari orang tua siswa. Dan alasan lain karena bantuan dari pemerintah itu terlambat sampai tiga bulan.

“Ada juga orang tua murid yang minta kepada kami untuk diadakan seragam putih merah ini, karena bantuan pemerintah itu masuk sekitar 2 hingga 3 bulan setelah tahun ajaran berjalan, jadi tidak mungkin selama 3 bulan itu anak-anak tidak pake baju putih merah,” jelas Nardah.

Namun itu, ia menjamin jika kualitas baju dari pihak sekolah lebih baik daripada pembagian pemerintah. Terkait harga, Nardah menyampaikan cukup berhati-hati menentukan dan berupaya agar tidak terlalu mahal.

Ia pun berharap agar para orang tua siswa dapat memahami kebijakan tersebut, sebab ini tidak dipaksakan, dan juga berharap kepada pemerintah daerah kabupaten Mamuju untuk mendistribusikan lebih awal bantuan baju gratis tersebut sebelum tahun ajaran dimulai.

Haisyah dan Nardah saat dikonfimasi. (Dok. Anhar)

(Anhar)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat