
Mamasa, Katiniting.com – Desa Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa selalu menjadi pilihan wisatawan baik lokas mapun dari luar daerah untuk berlibur diakhir pekan.
Namun semenjak pandemi covid-19 melanda, seluruh objek wisata di Desa Tondok Bakaru ditutup, barulah beberapa bulan terkahir kembali dibuka. Pengunjung pun kembali ramai berdatangan.
Ditengah pandemi covid-19 ini, pengunjung yang hendak ingin menikmata akhir pekan di Tondok Bakaru, tentu tak ada larangan.
Hanya saja, bagi wisatawan yang akan berlibur dengan mengunjungi sejumlah objek wisata ini, dianjurkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Hal ini tentunya bertujuan untuk mencegah penularan virus corona.
Salah seorang pelaku wisata di Desa Tondok Bakaru, Andarias meminta pengunjung wisata di tengah Pandemi ini, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.
“Mengingat situasi belum kondusif atas terjadinya pandemi yang melanda dunia. Kami juga berharap kepada semua pengujung yang datang tetap menjaga jarak dan menghindari kerumunan orang dalam jumlah banyak,” katanya Jumat (6/11).
Beberapa waktu lalu, Wakil Bupati Mamasa, Marthinus Tiranda juga menyampaikan, wisatawan tidak dilarang untuk berkunjung ke Mamasa.
Hanya saja kata dia, untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, pengunjung sangat diharapkan mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, menerapkan physical distancing dan tetap membawa handsanitizer.
(*/Zulkifli)






