Katinting.com, Bontang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang terus menunjukkan komitmennya dalam melestarikan kebudayaan lokal. Salah satunya melalui pelaksanaan Bontang City Carnival (BCC) dan Pawai Budaya 2025 yang siap digelar dengan hadiah pembinaan bernilai puluhan juta rupiah.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang selalu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Bontang. Selain menjadi ajang hiburan masyarakat, acara ini juga menjadi ruang ekspresi seni dan budaya dari berbagai komunitas dan instansi di kota berjuluk Kota Taman itu.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Bontang, Nur Irwasyah, mengatakan hingga saat ini sudah ada 105 peserta yang terdaftar mengikuti kegiatan tersebut.
“Baik untuk kategori pawai budaya maupun karnaval. Ada juga beberapa yang mengundurkan diri, tapi jumlah peserta tetap tinggi,” ujarnya, Selasa (21/10/2025).
Menurutnya, BCC dan Pawai Budaya bukan sekadar perlombaan, melainkan wadah untuk mengapresiasi kekayaan budaya yang beragam. Karena itu, kategori “favorit” lebih diutamakan untuk pawai budaya dibandingkan sistem juara.
“Budaya satu dan lainnya tidak bisa dibandingkan. Masing-masing punya karismatik sendiri, makanya untuk pawai budaya kita pakai sistem favorit, bukan juara,” jelasnya.
Untuk kategori karnaval, peserta akan memperebutkan hadiah total puluhan juta rupiah, termasuk Rp25 juta untuk juara umum, Rp20 juta untuk juara II, dan Rp17 juta untuk juara III.
Ia berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga warisan budaya lokal sekaligus memperkuat jati diri Bontang sebagai kota multikultural.
“Kita ingin masyarakat semakin bangga dengan budayanya sendiri dan tetap menjaganya di tengah arus modernisasi,” tutupnya. (Re)






