Katinting.com, Bontang – Genangan akibat pasang laut kembali merendam kawasan Bontang Kuala, Rabu pagi (30/4/2025), menyebabkan lumpuhnya akses jalan bagi warga, termasuk anak-anak yang hendak berangkat sekolah.
Menyikapi situasi itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang menurunkan enam personel untuk membantu proses mobilisasi siswa di tengah banjir rob yang melanda.
Berdasarkan data prakiraan pasang surut, ketinggian air laut pagi itu diprediksi mencapai 2,45 meter pada pukul 06.54 WITA. Kenaikan air mulai terasa sejak pukul 06.00 dan baru surut menjelang pukul 08.00 WITA.
“Sejak subuh kami sudah bersiap. Enam personel dan dua unit kendaraan pickup dikerahkan ke Bontang Kuala untuk membantu anak-anak menuju sekolah,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Bontang, Usman melalui, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Eko Mashudi.
Kendati minim fasilitas, lantaran BPBD belum memiliki truk khusus personel, pihaknya tetap berupaya hadir dan memberikan dukungan lapangan semaksimal mungkin. Apalagi, kegiatan belajar mengajar harus tetap berjalan di tengah situasi yang tidak ideal.
“Besok kami akan kembali turun. Hari ini belum bisa maksimal karena kami juga harus mengikuti Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2025,” tambah Eko.
Ia juga menegaskan bahwa potensi pasang masih tinggi hingga dua hari ke depan. Warga pesisir dan para nelayan diimbau agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko genangan, terutama di pagi hari saat aktivitas warga padat.






