Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Muhammad Sayid, Bocah Balita Tenggelam ?

Korban sedang berada di atas mobil ambulance dari PKM Polo Camba, Pangale, menuju RS Satelite Mamuju Tengah, di Tobadak. (dok TRC BPBD Mamuju Tengah)

Mamuju Tengah, Katinting.com – Naas dialami seorang bocah masih Balita, di Desa Kombiling, nyaris meregang nyawa, karena tenggelam, saat bermain di sungai tanpa pengawalan orang dewasa.

Berawal dari bocah berusia 2 tahun bersama dengan saudara sepupunya, bermain di sungai, yang berada dibelakang rumah dari Kakek mereka, membuat Muhammad Sayid (Balita), nyaris meregang nyawa, jika tidak segera mendapatkan pertolongan.

Sebelum peristiwa naas di alami oleh korban, bersama sepupunya bermain ke sungai, namun masih sempat di hindarkan dari kejadian awal, karena korban dan sepupunya, masih sempat terlihat oleh paman mereka, sehingga korban dan sepupunya ditegur dan diminta pulang.

Hanya saja, ketika paman korban tidak lagi tampak oleh mereka, sekira pukuk 16:15 Wita, korban bersama sepupunya kembali ke sungai, untuk melanjutkan keinginan mereka, yang sebelumnya tak jadi karena kedapatan oleh paman mereka.

Namun, lebih sedikit dari waktu awal korban dan sepupunya ditegur oleh pamannya, tiba tiba sepupu korban bernama muncul dari arah sungai dibelakang rumah kakek mereka, muncul dan berteriak meminta tolong, bahwa sepupunya bernama Muhammad Sayid, tenggelam di sungai, sehingga Aliyah kakak dari sepupu korban yang ditemani korban ke sungai, bersama paman korban segera ke arah sungai menolong Muhammad Sayid.

Sesampainya di sungai paman korban, yakni Tobing dan kakak sepupu dari korban Aliyah langsung melakukan tindakan masuk sungai menolong korban, yang kelelap karena tenggelam, dan alhasil korban masih bisa di selamatkan, dan segera di evakuasi ke PKM Polo Camba, Kecamatan Pangale.

“Karena, kondisi korban agak kritis, maka pihak petugas di PKM Polo Camba, segera merujuk, korban ke RS Satelite Mamuju Tengah, mendapatkan penanganan intensif” terang Syawaluddin TRC BPBD Mamuju Tengah, yang ikut mendampingi korban, malam ini pukul. 20:30 Wita.

Katanya, saat ini korban sudah mendapatkan penangan medis secara intensif di RS Satelite Mamuju Tengah, namun belum mendapatkan informasi detil kondisi terakhir korban.

“Yang pasti dalam penanganan intensif” sebut Syawaluddin di ujung telepon. (Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat