Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Menjaga Masa Depan Sulbar: Bapperida Fokus pada Pemulihan DAS dan Lahan Kritis

Mamuju, Katinting.com – Dalam upaya pemulihan lingkungan dan mitigasi risiko bencana, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulawesi Barat menegaskan pentingnya peran aktif dalam menjaga keberlangsungan ekosistem. Penanaman pohon serentak pada peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025 menjadi langkah strategis untuk memperbaiki kualitas Daerah Aliran Sungai (DAS) dan merehabilitasi lahan kritis yang rentan terhadap kerusakan.

Kegiatan yang diprakarsai Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Karama, Direktorat Jenderal Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Kehutanan ini digelar di Lingkungan Korongana, Kelurahan Simboro, Mamuju, pada Selasa (25/11/2025).

Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bapperida Sulbar, Arjanto, menyatakan bahwa pemulihan fungsi DAS menjadi fondasi utama untuk mengendalikan dampak negatif kerusakan lingkungan yang selama ini berujung pada bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor yang berulang di Sulawesi Barat.

“Penanaman pohon ini tidak sekadar simbolis, melainkan sebuah investasi ekologis yang kritis. Dengan memperbaiki tutupan vegetasi, kita dapat menahan limpasan air hujan secara optimal, mengurangi erosi tanah, dan memperkuat daya serap air tanah. Semua ini penting untuk mencegah bencana sekaligus menjaga kesinambungan sumber daya alam,” ujar Arjanto.

Lebih jauh, Arjanto menggarisbawahi bahwa kelestarian lingkungan hidup yang diperkuat melalui program ini memiliki dampak jangka panjang yang mendukung ketahanan pangan, energi, dan air bersih. Keberhasilan rehabilitasi hutan dan DAS membuka jalan bagi pembangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Sulbar, Darwis Damir, menegaskan sinergi kebijakan pusat dan daerah dalam agenda pemulihan ekosistem ini. “Penanaman pohon ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan memperkuat misi Panca Daya Pembangunan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, yang menjadikan lingkungan hidup sebagai prioritas dalam pembangunan,” ujarnya.

Dengan pendekatan ini, Sulawesi Barat tidak hanya memperkuat ketahanan menghadapi bencana, tetapi juga menunjukkan komitmen membangun masa depan yang lestari dan harmonis antara manusia dan alam. (*/Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat