BKKBN Sulbar saat melakukan konferensi pers. (Anhar)
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Kepala BKKBN Sulawesi Barat menyampaikan jika selama masa pandemi ada kecenderungan angka kehamilan meningkat.

Hal itu disampaikan Nuryamin, Kepala BKKBN Sulbar dalam konferensi pers terkait capaian program bangga kencana tahun 2020 perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Barat. Jumat (8/1).

Ia mengakui tak memiliki angka pasti karena terbatas melakukan pendataan karena masa pandemi, namun hal itu dapat dideteksi.

Untuk itu, dalam upaya mencegah, Ia meminta agar semua pelayanan kesehatan tidak boleh kosong dalam menyediakan Alkon (Alat Kontrasepsi).

“Haram hukumnya Alkon kosong di Faskes (Fasilitas Kesehatan),” kata Nuryamin.

Lanjut ia menegaskan agar melalui kepala dinas KB tingkat kabupaten sampai tingkat bawah, jika ada kendala dalam menyediakan Alkon untuk disampaikan. “Jangan sampai ada kosong jadi sampai tingkat bawah tolong di ingatkan jangan sampai kosong,” sebutnya.

Ini gratis, jdi jgn sampai ada bayar ini gratis.
Cuman tetap ada pelaporannya. Imbuhnya.

Terkait PIK-R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja), Nuryamin juga berharap ada sampai tingkat desa. Sehingga bisa menyalurkan sosialisasi Kespro (Kesehatan Reproduksi) untuk membangun kesadaran dan mencegah pernikahan anak serta dampaknya.

Ia juga berharap PIK-R bisa hidup dan kreatif serta bernilai ekonomis, seperti membuat konten video dan sebagainya.

(Anhar)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here