Polewali Mandar, Katinting.com – Di Perkemahan Bakti dan Madrasah (KEMBARA), peserta dari Madrasah Tsanawiyah Mar Halim Campalagian mengikuti lomba melukis dengan tema “Rukun dan Damai”. Peserta berjumlah 55 orang dari tingkat penggalang MTs berkompetisi di arena lomba yang diadakan di bundaran sport center pada Minggu, 17 Desember 2023, dengan durasi waktu 1 jam.
“Peserta lomba memiliki kebebasan penuh untuk mengekspresikan imajinasi mereka, mulai dari sketsa hingga penggunaan warna. Teknik pewarnaan yang digunakan juga disesuaikan dengan kemampuan mereka, kami tidak membatasi aturan tertentu,” kata salah satu panitia lomba.
Peserta menggunakan berbagai alat, mulai dari pensil gambar, spidol warna, cat lukis, pastel, hingga cat air. Dari hasil karya yang beragam, para juri akan menentukan Juara I hingga III. Setiap peserta akan mendapat apresiasi, sedangkan pemenang akan menerima piala.
Naharuddin, S.Pd., M.Pd selaku Wakamad MTs Mar Halim, berpesan agar bakat seni lukis peserta terus dikembangkan. “Mengembangkan kreativitas sangat penting dalam membudayakan bakat anak bangsa dalam hal ini seni lukis,” ungkapnya.
Konsep yang dilombakan adalah perpaduan alam, simbol agama, lambang negara, manusia, dan burung sebagai lambang kedamaian. Dalam perpaduan rukun dan damai, alam menjadi panggung keajaiban di mana setiap elemen menyatu dalam keselarasan yang luar biasa.
Simbol agama menyatu dalam cahaya mentari, sementara lambang negara menandai persatuan dalam keberagaman. Manusia bersatu dalam kebaikan dan saling menghormati, sementara burung menjadi utusan perdamaian.
Hakiki, S.Pd selaku pembina pasukan MTs. Mar Halim, menjelaskan bahwa deskripsi tersebut merepresentasikan gambar yang akan dilombakan. Lomba ini menjadi platform bagi para peserta untuk mengekspresikan pemahaman mereka akan rukun dan damai melalui seni lukis yang menginspirasi. (*)






