Mamuju, Katinting.com – Penanda bahwa warga masih sibuk silaturrahmi, antara sesama usai lebaran hari raya Idhul Fitri 1446/2025, masih minimnya warga mengunjungi tempat wisata, tidak terkecuali bertandang ke permandian alam So’do, Mamuju, Sulbar.
Tidak seperti di hari libur biasa, hingga memasuki hari ketiga lebaran Idhul Fitri 1446 H, suasana permandian alam So’do, Mamuju, masih tampak sepi pengunjung, hanya terlihat beberapa orang warga, yang datang menikmati permandian alam So’do.
Salah seorang pengunjung permandian alam So’do, Rustam, saat ditemui laman ini, Rabu (02/04) di So’do, menyampaikan bahwa Ia datang bersama keluarganya, untuk menikmati permandian So’do, setelah sebulan menunaikan ibadah puasa, hanya di rumah konsen beribadah.
Karenanya, Ia membawa keluarganya sekaligus memanfaatkan waktu luang libur lebaran ini.
“Tadi kami piker sudah ramai, tapi ternyata masih sepi pengunjung, mungkin karena banyak yang mudik” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang warga lokal di So’do, Aris, yang mendapatkan manfaat dari kunjungan warga ke So’do, mengemukakan, bahwa berbeda dengan libur lebaran tahun sebelumnya, dimana hari kedua lebaran biasanya sudah mulai ramai.
Katanya, hari ini sudah hari ketiga lebaran, pengunjung masih sepi, tak seperti biasanya, karena sepi maka pendapatakan yang dia harapkan bisa didapatkan di hari libur lebaran ini sepertinya tak sesuai harapan.
“Kami berharap dari sewa parkir kendaraan, di hari libur lebaran, tapi kali ini cukup sepi” katanya.
Namun Ia optimis, mungkin pengunjung baru akan bertandang ke permandian alam So’do di hari keempat dan seterusnya, mengingat hari keempat lebaran, warga yang tadinya mudik, sudah ada yang balik ke Mamuju.
“Tentu kami tetap optimis, maskipun hari ini, masih sepi, mungkin besok atau lusa, sudah mulai ramai” harap Aris.
Ia pun mengungkapkan jika pengunjung ramai, ia bisa meraup pendapatan dari sewa parkir kendaraan pengunjung hingga Rp.200 ribu perhari.
“Terlebih di puncak ramainya pengunjung, bisa lebih dari Rp.200 ribu” pungkas Aris. (Fhatur Anjasmara)






