
Mateng, Katinting.com – Tidak kurang dari 31 jam setelah dinyatakan menjadi korban tenggelam di Waduk Batusitanduk, Dusun Batusitanduk, Desa Tobadak Kampung, Kecamatan Tobadak, Mamuju Tengah, korban atasnama Aswan (17) ditemukan pada pukul 16.45, Minggu sore (07/06) dalam kondisi tak bernyawa lagi.
Berdasarkan informasi yang diterima Katinting.com, dari anggota TRC BPBD Mamuju Tengah, Syawaluddin, bahwa setelah tim gabungan pencari korban tenggelam, yang terdiri dari SAR Kantor Mamuju, Personil Polsek Tobadak, TRC BPBD Mamuju Tengah, Tagana Dinsos Mamuju Tengah, Komunitas Sperfishing Mamuju Tengah, Komunitas PETA Mamuju Tengah dan TNI serta masyarakat sekitar, melakukan penerapan sejumlah simulasi pencarian akhirnya memasuki Minggu sore tadi, korban berhasil ditemukan dan segera diangkat dari dasar waduk dalam kondisi sudah tak bernyawa.
“Jadi ada beberapa simulasi pencarian diterapkan, dan korban baru ditemukan saat tim menggunakan kail, sehingga pada sore sesaat lalu kami temukan korban sudah tak bernyawa dan segera kami evakuasi,” sebut Syawaluddin.
Ia menambahkan bahwa saat korban ditemukan, lansung di evakuasi ke tepi waduk, untuk proses selanjutnya, disaksikan oleh keluarga dari korban. Dimana korban ditemukan disekitar titik korban terakhir terlihat minta tolong Sabtu siang kemarin, sebelum tenggelam.
“Jadi jenasahnya sudah dievakuasi dan diantar lansung ke rumah duka di Kalando, Desa Tabolang, Kecamatan Topoyo. Korban ditemukan disekitar area korban terlihat terakhir saat sebelum tenggelam kemarin pada kedalaman sekira 5 meter. Dan sesuai dengan lokasi yang ditunjukan oleh rekan korban yang sempat menolong tapi tak berhasil,” tutup Syawaluddin lansung dari lokasi Waduk Batusitanduk petang ini.

(Mahfudz)






