Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Kesadaran Masyarakat Meningkat, Omset Penjualan Masker di Mamuju Mulai Menurun

Dagangan Masker Arif di di jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Karema, Kecamatan Simbro, Mamuju. (Dok. Syarifuddin)

Mamuju – Katinting.com – Berdagang masker menjadi salah satu usaha baru yang ditekuni sejumlah masyarakat di tengah pandemi covid-19.

Seiring waktu merebebaknya covid-19, sejumlah pedagang sempat meraup untung banyak namun akhir akhir ini mengalami penurunan.

Hal tersebut diungkapkan Arif, salah seorang pedagang masker di Mamuju yang setiap harinya menjajakan jualanya di jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Karema, Kecamatan Simbro, Mamuju.

Ia mengakui, penurunan omset tersebut  terjadi lantaran kesadaran masyarakat akan menggunakan masker mulai meningkat sehingga setiap orang di mamuju sudah memiliki satu atau sampai tiga masker.

“Alhamdullah pak kalau pembeli ada ji, tapi agak sudah menurun, ini mungkin karena sudah banyak memiliki masker,” ucap arif saat ditemui di lapaknya, Rabu (4 /11).

Arif mengatakan omset tertinggi pernah didapatkannya selama berjualan masker mencapai 315 biji makser dalam sehari.

“Diawal awal september itu pak, saya dapat penjualan banyak dalam sehari, kalau akhir akhir ini hanya mampu saya jual 80 masker. bahkan biasa dalam sehari hanya 30 masker,” tuturnya.

Masker-masker yang dijual Arif merupakan produksi dari surabaya yang dipesan secara khusus untuk di jajakan di Mamuju dengan eceran satu masker untuk anak anak Rp. 10.000,- dan masker dewasa Rp. 15.000,-.

“Semoga wabah ini segerah berakhir pak, sehingga aktifitas kembali bisa normal,” harap Arif.

Meski harus bekerja diluar ruangan dan selalu bertemu orang banyak, Arif mengakui tetap menerapkan protokol kesehatan. “Kalau saya pulang ke rumah, saya langsung mandi, ini agar mengantisipasi jangan sampai keluarga tertular virus, karena tidak diketahui apakah saya bebas dari virus.  Kalau mandi kan lebih aman,” tutup Arif.

(Syarifuddin)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat