Mamuju, Katinting.com – Kasus di dunia pendidikan yang terjadi di SMP 3 Kalukku, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) mendapat tanggapan dari Dewan Pendidikan Kabupaten Mamuju.
Sebelumnya, diketui terjadi perselisihan antara siswa dan orangtuanya, dengan salah satu guru di sekolah tersebut (Jumat, 11/12/2022), hingga masuk keranah kepolisian. Melaporkan orangtua murid ke Polresta Mamuju, Senin kemarin (12/12/2022).
Diduga terjadi tindak kekerasan kepada guru, yang mengakibatkan lebam. Karena orangtua siswa tidak terima anaknya dicukur gegara rambutnya panjang.
Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Mamuju, Hajrul Malik mengatakan, apapun itu tidak boleh ada peristiwa kekerasan terjadi di lingkungan sekolah oleh siapapun dan kepada siapapun.
Karena itu, kata Hajrul, perlu ada SOP (Standar Operasional Prosedur), tata tertib sekolah, saling dikenalkan di awal tahun pelajaran dan setiap saat sekolah mengingatkan peraturan tersebut.
Sambung, yang kedua sekolah tetap perlu membangun komunikasi secara elegan pada semua warga sekolah termasuk pada siswa dan orang tua.
Yang ketiga, harapannya tidak terulang peristiwa yang sama.
“Sekolah ramah anak ramah warga sekolah perlu di optimalkan,” imbuhnya.
Hajrul berharap peristiwa tersebut, sebaiknya di tempuh secara kekeluargaan.
“Kita butuh sekolah dan orang tua saling meringankan beban,” ujarnya.
(Anhar)






