banner 728x90

Jokowi Sarankan Jangan Tanam Sawit Lagi Tapi Tanam Durian

Presiden Jokowi saat menyiram tanaman kelapa sawit. (Foto presidenri.go.id)

Oleh : *Mansuetus Darto 

(Sekjen Serikat Petani Kelapa Sawit)

Beberapa bulan lalu, presiden jokowi dalam kunjungannya ke Provinsi Riau agar petani sawit menanam Jengkol. Tidak lama berselang, beberapa waktu lalu presiden Jokowi sarankan lagi agar tanam durian. Saya meluruskan pendapat para pihak yang seolah-olah mengkritik tapi tanpa mengenal situasi dan kondisi sawit indonesia dan petani sawit secara khusus.

Pendapat jokowi tersebut saya benarkan. Punya makna kritis dan sekaligus kritik terhadap tata kelola sawit selama masa reformasi. Saya melihatnya dalam beberapa bagian:

Pertama: Himbauan Presiden Jokowi tersebut untuk petani sawit yang sudah ada saat ini. Luas perkebunan rakyat 43% dari total luas kebun sawit 14,3 juta Ha. Kurang lebih 30% petani swadaya dari total luas kebun petani tersebut hidup dalam kesusahan seperti jual ke tengkulak dan harga yang sangat rendah. Luas kebun mereka rata-rata kurang dari 8 Ha. Petani plasma luas rata-rata 1 sampai 2 Ha dengan jumlah totalnya sebanyak 13%.

Petani plasma kalau harga anjlok, kurang dari Rp.1000/kg mereka akan susah payah membiayai kehidupan keluarganya apalagi harus membiayai sekolah anak. Petani plasma tidak lagi memiliki lahan pangan. Sudah dialihkan ke sawit oleh petani. Sehingga petani tidak memiliki income tambahan ketika alami krisis. Skema PIRTRANS tahun 1980-an telah mengalokasikan 0,75 ha untuk lahan pangan namun saat ini sudah alihkan ke sawit semuanya. Sementara untuk kebutuhan pangan, harus di beli mulai dari beras, sayur dan buah. Situasi ini sering dialami oleh petani sawit, krisis tahun 2008 saat kolapsnya Lehman brother, memukul Asia hingga pengaruhi kokoditi ekspor sawit indonesia. Tahun 2008 itu, harga sawit hingga Rp.80/kg. Begitupun halnya perang dagang AS dan Cina yang berlansung saat ini, dimana petani sawit tahun 2018 sejak juni hingga desember harga sawit mereka turun drastis dari 1900/kg turun hingga 400 rupiah/kg.

banner 900x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Jokowi Sarankan Jangan Tanam Sawit Lagi Tapi Tanam Durian"