Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Jalan sebagai Denyut Nadi Peradaban, Sulbar Bangun Konektivitas untuk Memutus Isolasi

Mamuju, Katinting.com – Visi pemerataan pembangunan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga mulai menemukan bentuk nyata. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulbar menggelar rapat koordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) serta dinas PUPR kabupaten se-Sulbar, Senin (23/06), untuk mempercepat realisasi Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD).

Pertemuan yang digelar di Kantor Dinas PUPR Sulbar ini bukan sekadar ritual birokrasi, melainkan langkah strategis membuka isolasi wilayah.

“Ini bukti komitmen Pak Gubernur dan Wagub dalam mempercepat konektivitas, khususnya di enam kabupaten,” tegas Kepala Dinas PUPR Sulbar, Rachmad, usai rapat.

Rencananya, proyek IJD akan digarap mulai 2026 dengan target 4 kilometer per kabupaten per tahun. Dalam lima tahun, setiap daerah dijamin mendapat tambahan infrastruktur jalan sepanjang 20 kilometer, sebuah terobosan untuk memutus lingkaran ketertinggalan.

“Tidak ada lagi kabupaten yang terpencil jika konektivitas terbangun,” ujar Rachmad,

Menegaskan bahwa IJD bukan sekadar proyek fisik, melainkan pembuka akses ekonomi. Sektor pertanian, pariwisata, hingga investasi diprediksi bakal terdongkrak, mewujudkan harapan Gubernur Suhardi Duka agar seluruh lapisan masyarakat merasakan dampak langsung pembangunan.

Rachmad juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR, yang diyakininya sebagai buah dari diplomasi kepala daerah. “Inpres Jalan Daerah ini bukti bahwa Sulbar tidak lagi menjadi noktah yang terlupa di peta nasional,” tandasnya.

Kini, tinggal menunggu konsistensi eksekusi. Sebab, jalan bukan hanya tentang aspal, melainkan tentang denyut nadi peradaban. (*/Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat