
Mamuju, Katinting.com – Gubernur Sulawesi Barat, Anwar Adnan Saleh di akhir-akhir kepemimpinannya dalam menjalankan roda pemerintahan di Sulawesi Barat mengatakan kemajuan Sulawesi Barat sudah melampaui usianya, sehingga harus dijaga sebaik-baiknya.
Hal tersebut disampaikan saat acara Silaturahmi Kebhinnekaan di Aula Kantor Gubernur Sulbar, Selasa (22/11).
“Daerah kita telah berubah menurut kajian, menurut pendapat para pihak, bahwa kemajuan provinsi ini jauh melampaui usianya sebagai provinsi yang baru berusia 12 tahun. Ini harus kita jaga dengan baik-baik. Menjelang kepemimpinan saya yang akan berakhir saya bersyukur, saya berterima kasih kepada seluruh komponen masyarakat, pemuda, mahasiswa, petani, ulama, umat beragama yang ada. Luar biasa memiliki pandangan dan fikiran yang sama dan Kebinnekeaan itu merupakan suatu kekuatan bagi saya selaku pimpinan pemerintahan untuk mendorong percepatan pembangunan di Sulawesi Barat ini. Alhamdulillah hampir 10 tahun saya tiada mengalami kendala, saya tidak mengalami hambatan,” kata H. Anwar Adnan Saleh.
Dirinya juga berharap, kepada seluruh komponen masyarakat untuk tetap menjaga bingkai Kebhinekaan. Serta bersatu dalam mencapai tujuan yang diinginkan dalam mensejahterakan masyaraat Sulawesi Barat.
“Saya harapkan dalam pertemuan ini, kebersamaan ini, kita jaga dengan sebaik-baiknya, kita pelihara dengan sesungguh-sungguhnya. Saya minta kepada saudara-saudara saya dari forum kerukunan ummat beragama mari kita jaga bingkai Kebinnekaan ini, mari kita jaga NKRI, jangan kita mudah di hasut begitupun dengan adik-adik mahasiswa. Seluruh elemen masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh mahasiswa, tokoh pemerintahan, para tokoh-tokoh perwira TNI dan Polri mari kita bersatu. Karena hanya dengan kebersamaan kita, persatuan kita, tidak akan mampu mendayung perahu Sulawesi Barat ini untuk mencapai tujuan yng iya inginkan yaitu kesejahteraan dan kebangkitan daerah ini dari keterpurukan selama berpuluh-puluh tahun yang lalu. Semangat ini saya minta kita pegang bersama-sama. Mari kita bersama-sama luruskan pandanga kita bagaimana daerah ini kemarin hari ini dan yang akan datang. Itu yang paling penting buat saya,” ucapnya. (Zulkifi)






