Foto (kiri-kanan) Kapolda Sulbar, Gubernur Sulbar, Danrem, Raja Mamuju dan Kanwol Depag Sulbar saat acara syukuran Makorem, Senin (21/11)
Foto (kiri-kanan) Kapolda Sulbar, Gubernur Sulbar, Danrem, Raja Mamuju dan Kanwol Depag Sulbar saat acara syukuran Makorem, Senin (21/11)
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Mengusung tema Mewujudkan Persatuan dan Kesatuan seluruh Komponen Masyarakat untuk Menjaga Keamanan dan Kedamaian Masyarakat Sulbar, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat gelar rapat pencerahan kebinekaan di ruang rapat lantai II Kantor Gubenur Sulawesi Barat, Selasa (22/11).

Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Lukman Wahyu Harianto, Kasrem 142 Taroada Tarugau, Riono, Kabinda Sulbar,Hamzah, Wakapolda Sulbar,Kompol Tajuddin, kapolres Se-sulbar, dan undangan lainnya.

Kapolda Sulbar menekankan, esensi pertemuan tersebut memiliki tema menjaga silaturrahim kebhinekaan bangsa. Ia mengajak untuk menjaga dan mewujudkan persatuan dan kesatuan seluruh komponen masyrakat, khususnya di Sulbar antara keamanan dan kesejahteraan diibaratkan mata uang yang tidak dapat dipisahkan, dengan potensi Ahok yang sudah viral.

”Intinya saya mengajak masyarakat semampu saya agar menjaga Sulawesi Barat,jangan terpengaruh oleh lainnya, yang mengajak ke Jakarta,” tandas Lukman.

Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, menyampaikan,  tidak dapat dipungkiri saat ini bangsa indonesia diliputi kegelisahan dan kerisauan, ada kekhawatiran yang dapat mengancam NKRI. Oleh karena itu, melalui presiden, panglima TNI, POLRI  dan menteri agama telah menghimbau kepada semua masyarakat indonesia agar jangan mudah terprovokasi.

“Pertemuan ini harus disikapi secara positif dengan penuh semangat ukhuwa dan semagat kebersamaan. Maka dari itu, Provinsi Sulawesi Barat yang dihuni oleh seluruh etnis baik dari segi suku, budaya, bahasa dan agama,merupakan bagian NKRI yang harus dijaga, tidak satupun yang boleh mengancam persatuan dan kesatuannya”.

Sulawesi barat telah berubah menurut kajiannya, perbedaan yang ada merupakan kekuatan dan berkah bagi daerah ini. Daerah ini tidak turun dari langit tidak keluar dari lobang bambu karena itu judul pertemuan ini silaturrahim kebhinnekaan, ungkap Anwar.

Gubernur dua periode tersebut berharap, seluruh komponen masyarakat yang ada, utamanya bagi forum kerukunan beragama, agar bersama-sama menjaga kebinekaan, jangan mudah terprovokasi, serta menghimbau agar seluruh lapisan masyarakat menjaga ketenangan dan perdamaian, Anwar menghimbau boleh berbeda-beda warna tapi tetap harus satu dalam Sulbar.

“Kepada seluruh lapisan masyarakat dan para polri TNI tidak usah repot-repot Insya Allah Sulbar ini tetap aman, saya akan tetap bersama kalian, bersama Sulbar sampai saya dipanggil oleh Allah SWT,” tandasnya. (Humas/ Farid)

Bagikan
Deskripsi gambar...