Menteri agama saat berjabat tangan bersama Gubernur Sulbar saat peresmian STAIN di Majene
Menteri agama saat berjabat tangan bersama Gubernur Sulbar saat peresmian STAIN di Majene
banner 728x90

Majene, Katinting.com – Disaksikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Pemkab Majene dan sejumlah tamu undangan lainnya, Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin meresmikan langsung Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) di Majene. Minggu (12/10).

BACA JUGA : Menteri Agama Resmikan STAIN Majene

Dalam penyampaiannya, Koordinator Tim Pendiri STAIN, Prof. Ahmad Sewang mengatakan bahwa ada 58.000 siswa berpotensi masuk STAIN, dari SMA, SMK dan pondok pesantren semuanya berpotensi masuk STAIN.

“Kami berterima kasih kepada mantan Ketua STAIN, Prof. Musafir dengan perjuangan yang maksimal hingga akhirnya STAIN terbentuk dan saat ini diresmikan. Ini tak semudah membalikkan telapak tangan, peresmian STAIN merupakan perjuangan demi kemajuan Sulbar yang Malaqbiq,” tandas Ahmad Sewang.

Ditambahkan, bahwa kemajuan STAIN kedepan sangat diharapkan dukungan dari Pemprov Sulbar dan Pemkab Majene utamanya dukungan sarana dan prasarana. Untuk itu kepada Gubernur dan Bupati Majene diharapkan bisa memperhatikan pengembangannya kedepan demi kemajuan pendidikan di Sulbar. Bertambahnya sekolah tinggi ini diharapkan kemerataan pembangunan di daerah khususnya bagi pendidikan.

Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh menyampaikan, kunjungan Menteri Agama ke Sulbar kali ini merupakan kunjungan yang kedua kalinya.

“Hari ini kita menyaksikan sebuah sejarah dimana Menteri Agama akan mendirikan sekolah agama. Saya menyampaikan rasa syukur atas nama Gubernur Sulbar dan masyarakat Sulbar menyampaikan ucapan terima kasih yang setingi tingginya atas kedatangan Menteri Agama dalam peresmian sekolah ini, dan perlu diketahui perkembangan sekolah sekolah Islam di Sulbar ini luar biasa. Anak-anak  kita saat ini mampu menguasai tiga bahasa yakni Indonesia, Arab dan Inggris. Perkenankan saya menyampaikan terima kasih kepada tokoh dan penggagas dari seluruhnya yang tdk bisa saya sebut satu persatu. Saya juga berharap Majene ini bisa menjadi pusat pendidikan di daerah Sulbar,” tutur Anwar Adnan Saleh. (Humas/Farid)

Bagikan
Deskripsi gambar...