oleh

TNI Evakuasi Bayi Tanpa Anus Dari Mamuju Ke Makassar

banner 728x90
Pangdam bersama istri menjenguk anak tanpa anus di RS Pelamonia Makassar

Mamuju, Katinting.com – Muhajir, bayi 4 bulan dari pasangan Fitriani dan Bungri yang sejak lahir tidak memiliki lubang pembuangan (Anus). Akibatnya sejak berusia satu minggu, Ia dilarikan ke RS. Mitra Manakarra Mamuju untuk mengeluarkan feses dari dalam perutnya.

Orang tua Muhajir sendiri bekerja sebagai petani di desa Mappu, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulbar. Mereka terbentur biaya untuk membawa anaknya ke RS. Wahidin Makassar.

Dan lewat media dan laporan Babinsa setempat, informasi bayi tanpa anus sampai ke Pangdam VII/Wrb Mayjen TNI Agus Surya Bakti. Akhhirnya Danrem 142/Tatag Kolonel Inf. Tandyo Budi segera menindaklanjuti informasi yang ada, dengan cepat tanggap memerintahkan Dandim 1418 Letkol Arh. Imran untuk segera mengevakuasi ke RS. Pelamonia Makassar.

Pada Hari minggu (25/12) kemarin, pukul 07.15 Wita, bayi Muhajir dievakuasi ke Pelamonia Makassar barsama kedua orang tuanya dengan menggunakan pesawat dari Tampa Padang dan didampingi Kapten Inf. Jalaluddin Danramil Kalukku serta Serma Abu anggota kesehatan Kodim 1418/ Mamuju.

Setiba di bandara Hasanuddin pukul 08.20 wita, dengan aman pukul 08.20 wita langsung dijemput oleh pihak Pelamonia dengan ambulance.

Pangdam VII/Wrb dan Ny. Bella Agus Surya Bakti berkesempatan membesuk bayi Muhajir di ruang Dahlia II Rumah Sakit Pelamonia Makassar. Dan semua biaya operasi dan perawatan di tanggung oleh RS. Pelamonia dan Kodam VII/Wrb.

AnggotaTNI saat mengevaluasi anak tanpa anus

(Penrem 142/Tatag)

Bagikan
banner 728x90