Katinting.com, Bontang – Target Pemerintah Kota Bontang untuk menurunkan angka kemiskinan hingga 50 persen pada 2026 mendapat dukungan dari Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto. Bahkan, ia meyakini angka tersebut bisa lebih tinggi lagi jika seluruh program berjalan maksimal.
“Kalau saya pribadi melihatnya bisa sampai 70 persen. Bukan karena saya politisi Gerindra, tapi karena saya melihat programnya nyata dan sudah dirasakan masyarakat,” kata Heri, Senin (7/7/2025).
Ia menegaskan, pandangan optimis itu bukan dilandasi kedekatan politik semata, meski dirinya berasal dari partai yang sama dengan Wakil Wali Kota Bontang.
“Saya bilang begitu bukan karena satu partai dengan wakil wali kota. Tapi karena saya melihat langsung program-program yang dijalankan pemerintah memang mampu menjawab persoalan yang ada,” tegasnya.
Menurut Heri, kemajuan penanganan stunting dalam 100 hari kerja menjadi salah satu bukti bahwa pemerintah serius menurunkan beban sosial masyarakat. Selain itu, bantuan insentif untuk janda, program permodalan usaha kecil, hingga pendampingan lewat aplikasi digital telah menyentuh kelompok masyarakat paling rentan.
Ia juga mengatakan, penurunan angka pengangguran menjadi kunci utama dalam menekan angka kemiskinan. Ia menyebut sejumlah proyek pembangunan seperti pabrik baru dan pengembangan kawasan industri BlackBerry sudah mulai berjalan dan berpotensi menyerap banyak tenaga kerja.
“Kalau semua itu terwujud, otomatis angka pengangguran ikut turun. Dan itu berpengaruh langsung terhadap pengurangan kemiskinan,” ungkapnya.
Heri juga mengapresiasi keseimbangan antara janji dan realisasi program di lapangan.
“Yang penting bukan sekadar janji. Kalau antara ucapan dan kerja seimbang, saya yakin hasilnya luar biasa,” pungkasnya. (Re)






