Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Habiskan 2 Miliar, Asrama Sulbar di Jakarta Mangkrak, Mahasiswa Minta Dinas PU Bertanggung Jawab

Foto asrama mahasiswa Sulbar di Jakarta Timur. (ist)

Jakarta, Katinting.com – Pembangunan Asrama Mahasiswa Sulawesi Barat (Sulbar) yang terletak di Cawang  Jakarta Timur menuai sorotan dari berbagai kalangan terkhusus mahasiswa yang bermukim, pembangunan tersebut belum rampung sampai saat ini.

Diketahui, proyek ini menggunakan APBD Sulbar tahun 2022 dengan total anggran 2 miliar rupiah untuk tahap pembangunan pertama.

Irwan Sipattongan selaku Ketua Umum Mahasiswa Sulbar di Jakarta (SANDEK Sulbar Jakarta), dengan kondisi asrama tersebut meminta Dinas PU Sulbar untuk bertanggung jawab.

Dia mengatakan, “Keseriusan untuk menuntaskan pembangunan sama sakali tidak ada, sementara menggunakan anggaran 2022 ini mestinya suda rampung di akhir tahun kemarin. Tapi faktanya baru beberapa persen penyelesaian, itupun melewati batas kerja sebagaimana yang tertuang dalam kontrak kerja,” jelasnya dalam rilis yang diterima Katinting.com, Selasa (10/01/2023).

Lanjut Irwan sapaan akrabnya, meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum Sulawesi Barat agar segera melakukan tindakan tegas atas lambatnya pembanguan asrama mahasiswa di jakarta, “Secara teknis Dinas PU Sulbar harus bertanggung jawab terhadap tidak tuntasnya pembanguanan asrama dan kami meminta agar rekanan kontraktor (CV. MTH) dievaluasi sebab ini sudah menyebrang tahun ke 2023”.

Asrama ini juga diklaim sebagai tempat berkumpul dan tempat tinggalnya mahasiswa Sulbar di Jakarta selama proses perkuliahan, mengingat biaya hidup di Jakarta sangat tinggi sehingga membantu meminimalisir keuangan mahasiswa selama berproses.

“kita kan kasian termasuk orang tua yang membiayai kami jika asrama ini dikerjakan secara asal-asalan tidak sesuai penetapan jadwalnya, apalagi yang terjadi sekarang asrama mengalami mangkrak,” ungkapnya.

Sebagai upaya keseriusan Mahasiswa Sulbar yang di Jakarta menegaskan jika tidak ada tindakan  Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Sulawesi Barat, maka hal tersebut akan meneruskan ke lembaga terkait seperti KPK.

Sebagaimana kutipan terakhir Irwan “Jika Dinas PU Sulbar melakukan pembiaran, maka kami akan teruskan hal ini ke lembaga terkait yaitu Komisi pemberantasan Korupsi (KPK), apalagi gedung KPK kan dekat kita akan konvoi bersama kawan-kawan,” tutupnya.

Foto asrama mahasiswa Sulbar di Jakarta Timur. (ist)

(Rls/Ed: Anhar)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat