Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Sandeq Silumba 2026 Tetap Berlayar, Tapi Hanya di Dua Kabupaten

Mamuju, Katinting.com – Jumlah peserta Sandeq Silumba tahun ini justru meningkat dari 55 menjadi 95 perahu sandeq.

Tapi, rute perlombaannya malah diperpendek. Itulah gambaran Sandeq Silumba 2026 yang tetap digelar namun dengan format lebih sederhana dibanding tahun lalu.

Dewan Pengarah Sandeq Silumba, Syamsul Samad, menjelaskan keputusan ini diambil berdasarkan hasil rapat Dewan Pengarah bersama para passandeq.

Jika pada 2025 lomba menempuh 231 kilometer dari Pantai Bahari, Polewali Mandar, hingga Mamuju dan ditutup dengan mengelilingi Pulau Karampuang, tahun ini rutenya dipangkas menjadi lomba lokal di dua kabupaten: Majene dan Polewali Mandar.

“(Sandeq Silumba) dilaksanakan lokal di 2 kabupaten yaitu Majene dan Polman, hadiahnya disiapkan oleh Pemprov,” ujar Syamsul saat dikonfirmasi, Selasa (30/6/2026).

Ada dua faktor di balik keputusan ini. Pertama, efisiensi anggaran di tengah keterbatasan fiskal daerah.

Kedua, bertambahnya jumlah peserta dari 55 menjadi 95 perahu secara otomatis mendongkrak kebutuhan pembiayaan hampir dua kali lipat dibanding 2025, sementara alokasi anggaran dari kabupaten justru jauh dari cukup.

Kabupaten Polewali Mandar hanya mengalokasikan sekitar Rp400 juta, Majene Rp150 juta, sementara hanya Mamuju yang memenuhi arahan Gubernur Suhardi Duka untuk mengalokasikan Rp1 miliar.

Meski skalanya menyusut, Pemprov Sulbar bersama Dewan Pengarah memastikan Sandeq Silumba tetap berlangsung demi menjaga tradisi dan warisan budaya bahari masyarakat Mandar yang telah diwariskan secara turun-temurun. (*/Zk)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat