
Mamuju, Katinting.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar rapat persiapan lanjutan pemantapan kunjungan Meteri Kelautan (KKP) dan Perikanan di Kepulauan Balabalakang, Mamuju bulan Juni mendatang.
Rapat pemantapan yang bertempat di ruang meeting lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar ini dihadiri Wakil Bupati Mamuju, Irwan SP Pababari, Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Mamuju, La Ode Jimmy Herizal, Para Kepala OPD lingkup Pemprov Sulbar, unsur Forkopimda serta undangan lainnya.
Diketahui, pada rapat sebelumnya yang digelar (26/5)lalu, agenda kunker dijadwalkan 7 Juni 2020. Namun dalam pertemuan kali ini terdapat perubahan waktu pelaksanaannya dengan memajukan sehari menjadi 6 Juni 2020.
“Kunjungan kali ini merupakan momen terbaik dalam pengembangan pulau Bala-balakang kedepan dan kita pergi berlayar harus bisa menyelesaikan masalah yang ada, termasuk permasalahan infrasruktur pulau, seperti listrik, jaringan telepon dan penyediaan air bersih bagi masyarakat,”kata Ali Baal Masdar, Gubernur Sulbar saat menyampaikan sambutan, Kamis (28/5).
Ali Baal Masdar menuturkan, kegiatan yang akan dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan RI tersebut akan berlangsung selama tiga hari, yakni di mulai pada 6 hingga 8 Juni 2020.
Untuk itu, dia menghimbau segala persiapan sudah harus dimantapkan oleh ketua panitia kegiatan beserta jajarannya, termasuk mempertimbangkan jumlah kapasitas penumpang, barang dan transportasi laut yang akan digunakan nantinya.
Ali Baal juga berharap, seluruh OPD lingkup Pemrov dapat hadir beserta dengan program-program pembangunan dari segala unsur, yang tentunya juga akan disinkronkan perencanaan pembangunan Sulbar selama tiga tahun kedepan.
“Kalau kita sudah jalan kita harus lengkap dari segala unsur Pemprov Sulbar, apalagi melihat pandemi Covid-19 kedepan sudah mengalami perubahan perencanaan dan semuanya harus dipersiapkan,”pungkasnya.
Wakil Bupati Mamuju, Irwan SP. Pababari menyatakan, secara teknis Pemkab Mamuju siap berkontribusi dan bekerja sebagaimana mestinya, sebab menurutnya kunjungan itu tidak hanya berkunjung biasa saja, melainkan mengatur strategi pulau pengembangan masa depan bagi Sulbar.
“Pulau tersebut memiliki sektor pariwisata yang sangat menjanjikan, sehingga saran kami dalam pemberangkatan, harus ada bantuan jangka pendek seperti beras dan air bersih dalam rangka memberikan stimulan dan menyenangkan hati masyarakat yang ada di sana,” tutur Irwan.
Sekprov Sulbar, Muhammad Idris juga menghimbau, random atau juknis kegiatan harus jelas mengingat kunjungan tersebut tidak hanya mengunjungi satu pulau saja, tetapi disertai pulau-pulau lainnya.
“Jadidimohon bagi kawan-kawan pemberangkatan ini tidak hanya berangkat, tetapi dapat mendesain gambar dan desain pengembangan pulau balabalakang kedepan,” imbau Idris.
(ADV. Diskominfo Sulbar)






