Katinting.com, Bontang – DPRD Kota Bontang resmi menetapkan enam fraksi untuk periode 2024-2029 dalam Rapat Paripurna ke-3 Masa Sidang I, Kamis (22/8/2024). Keputusan ini merupakan hasil musyawarah internal partai politik yang diresmikan di Gedung Sekretariat DPRD Bontang.
Dari hasil rapat tersebut, empat fraksi utuh terbentuk: Golkar, PKB, PDI-Perjuangan, dan Gerindra, sementara dua fraksi lainnya merupakan hasil gabungan partai politik. Fraksi Golkar muncul sebagai fraksi dengan jumlah anggota terbanyak, mengirimkan tujuh wakil ke DPRD.
Ketua Sementara DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, menyatakan bahwa komposisi fraksi ini diharapkan mampu menciptakan sinergi yang kuat dalam menjalankan fungsi legislatif.
“Kami optimis dengan struktur fraksi yang terbentuk, kerja sama yang baik antarfraksi akan memperkuat kinerja DPRD untuk ke depannya,” ujarnya.
Adapun Fraksi Golkar dipimpin oleh Yassier Arafat sebagai ketua, dengan Rustam sebagai wakil dan Aloysius Roni sebagai sekretaris. Fraksi PKB dipimpin oleh Junaidi, sementara Fraksi PDI-Perjuangan di bawah pimpinan Maming, dan Fraksi Gerindra dipimpin oleh Heri Keswanto.
Fraksi gabungan pertama, PKS Bersama NasDem, diketuai oleh Suharno dengan empat anggota dari kedua partai. Sementara itu, Fraksi Amanat Demokrat Bergelora dipimpin oleh Ridwan, yang merupakan gabungan antara PAN, Demokrat, dan Partai Gelora.
Dengan terbentuknya keenam fraksi ini, DPRD Bontang siap mengarahkan agenda legislatif dengan lebih terstruktur. Ketua-ketua fraksi diharapkan mampu membawa aspirasi partai masing-masing untuk kepentingan masyarakat.
“Kami berharap sinergi yang terbangun dapat memperkuat capaian legislatif, baik dari sisi pengawasan, legislasi, maupun penganggaran,” pungkas Andi Faizal.
Fraksi-fraksi tersebut kini bersiap untuk menghadapi agenda-agenda penting di Bontang, termasuk pembahasan kebijakan strategis dan pengawasan pembangunan kota yang berkelanjutan.






