Mamuju, Katinting.com – Kemajuan peradaban jejaring komunikasi saat ini, semakin terjangkau secara luas, ditengah pesatnya kebutuhan pengguna jaringan internet. Hanya saja, infrastruktur masih minim, sehingga masyarakat masih mengorek kocek sendiri guna menikmati kemudahan jaringan internet.
Untuk itu, menjadi perhatian Forum Jejaring Komunikasi (FJK) Mamuju, melalui koordinatornya, Hamzah, Rabu (03/07) malam tadi kepada laman ini, menyampaikan pesan kepada Pempro Sulawesi Barat, kiranya dapat memanfaatkan fasilitas jaringan Starlink milik Elon Musk, guna memenuhi kebutuhan jaringan masyarakat.
Menurutnya, dengan berfungsinya jaringan Starlink di wilayah Indonesia, ini bisa di manfaatkan oleh Pemprov Sulbar membuka area hostpot terbuka, di sejumlah wilayah dalam Kota Mamuju.
“Tentu ini juga sebagai upaya menyambut dan mewujudkan Kota Mamuju, dimana kebutuhan jaringan internet secara luas salah satunya harus terpenuhi diwilayah perkotaan” tutur Hamzah.
Ia mengatakan, Pemprov bisa memasang area hostpot terbuka, di sejumlah area public menggunakan jaringan Starlink ini, seperti di Kawasan perkantoran Gubernur Sulbar, Jalan Yos Sudarso Arteri Mamuju, Pantai Manakarra, Permandian Alam So’do, Pasar Modern Tradisional Mamuju, Terminal Mamuju, Bandara Punggawa Malolo Tampa Padang, Pelabuhan Fery Mamuju.
“Nah tempat itu dululah yang Pemprov Sulbar utamakan tempatkan jaringan internet terbuka menggunakan jaringan Starlink, sehingga sarana akses informasi masyarakat di Kota Mamuju, di area publik tidak ada yang terputus” kata Hamzah.
Ia menambahkan dengan biaya pengadaan infrastrukturnya yang cukup murah dibanding pengadaan tower untuk jaringan konvensional, maka jauh lebih baik Pemprov Sulbar menggunakan jaringan Starlink milik Elon Musk ini untuk memenuhi kebutuhan jaringan internet masyarakat.
“Kalau pakai infrastruktur jaringan konvensional yang sudah ada selama ini, tentu biayanya lebih mahal, karenanya, kenapa tidak Pempov Sulbar menggunakan jaringan internet milik Elon Musk yakni Starlink, kan lebih murah, dan mudah pemasangannya, tidak mengambil tempat luas setiap titik tempat memasang” pungkas Hamzah. (Fhatur Anjasmara)






