Foto Bersama Ketua DPRD, Alwiaty (tengah) Dan Sekwan Pasangkayu
banner 728x90
Ketua DPRD, Alwiaty (tengah) Dan Sekwan Pasangkayu, Zain Machmud (ketiga dari kanan) Foto Bersama Depan Dapur Umum

Pasangkayu, Katinting.com – Sepekan pasca gempa bumi berskala 6,2 magnitudo yang menporandakan ibukota Sulawesi Barat, Mamuju dan Malunda, kabupaten Majene, ratusan kendaraan dari warga dan pemda Sulawesi Tengah terus memadati jalan poros Palu-Mamuju tiap saat.

Sebagai wujud kepedulian bencana alam yang melanda pada Jumat lalu, 15 Januari 2021, selain mengirim bantuan langsung ke titik pengungsian, pemda dan warga Pasangkayu juga mendirikan posko peristrahatan rangkap dapur umum bagi pelintas pembawa bantuan.

Di kota Pasangkayu, terdapat dua dapur umum. Salah satunya depan Masjid Al-Madaniah dan satu lagi berada 50 meter sebelah selatan gedung DPRD Pasangkayu.

Kedua dapur umum tersebut terpantau tak pernah sepi selama dibuka. Sekretaris DPRD Pasangkayu, Zain Machmud menyampaikan, bahwa pelayanan berlangsung selama 24 jam.

Sedang petugas yang berjaga bergantian merupakan para staf sekretariat DPRD Pasangkayu. Dan, anggaran yang digunakan, murni sumbangan dari para anggota DPRD, staf dan warga Pasangkayu.

Seorang warga Palu, Sulawesi Tengah yang sempat diwawancara saat mampir di tempat itu mengatakan sangat bersyukur. Sebab, selain bisa istrahat sejenak, ia dan rombongan juga disuguhkan makanan dan minuman.

Menurut ibu paruh baya yang tidak diekspos namanya itu, ia turut langsung mengantar bantuan. Ini sebagai aksi kemanusiaan dan juga rasa empati sesama warga Sulbar yang tinggal di Palu.

“Ini sekaligus balas jasa terhadap bantuan yang diberikan warga Sulbar kepada kami (warga Sulteng) kala gempa menggungcang kota Palu dan sekitarnya pada 2018 lalu,” kata dia, Rabu, 20 Januari 2021.

Di tempat sama, Alwiaty, ketua DPRD Pasangkayu mengucapkan terimakasih kepada warga Sulteng yang berkenan membantu meringankan beban warga terdampak bencana Sulbar.

Arham Bustaman

Bagikan

Comment