Rapat Pansus terkait Ranperda tentang Tata Niaga Komoditi Perkebunan Sulbar.
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – DPRD Sulbar menggelar Rapat Kerja Pansus (Panitia Khusus) terkait Ranperda tentang Tata Niaga Komoditi Perkebunan Sulbar yang dilaksanakan di Ruang Kerja Komisi I DPRD Sulbar, Selasa, (1/3/22).

Rapat ini dipimpin langsung Ketua Pansus Muhammad Hatta Kainang didampingi Wakil Ketua Pansus Andi Muslim Fattah serta Anggota Pansus Bonggalangi bersama mitra kerja yang hadir dari Biro Hukum yakni Afrizal serta staf Sekretariat DPRD Sulbar.

Ketua Pansus menyampaikan, ada beberapa perbedaan yang sangat mencolok dalam hal redaksi yang terdapat di Ranperda ini yaitu soal perbedaan antara kata Komoditas dengan Komoditi.

“Dimana komoditi itu berupa barang mentah sedangkan komoditas merupakan barang jadi yang langsung ke konsumen,” ungkap Hatta Kainang.

Olehnya, berdasarkan perkembang kunjungan kerja pansus baik dari Jambi maupun dari Dirjen Pekebunan terdapat beberapa poin yang menjadi cacatan diantaranya, Revisi judul, diperlukan kajian ulang dalam rangka menyesuaikan tata niaga, harus ada pembatasan Komoditas, transparansi pelaksanaan kegiatan dan termuat tata cara penetapan harga.

Biro Hukum selaku mitra kerja sepakat untuk melakukan perubahan atau revisi (drafting ulang) dan setelah proses drafting, Pansus akan bertemu langsung dengan Tenaga Ahli untuk membahas lebih lanjut.

Andi Muslim Fattah, juga berharap Ranperda ini dapat menjadi produk hukum yang berkualitas dan berdayaguna dikemudian hari.

(Advetorial)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here